Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of INVENTARISASI KESEJARAHAN TOKOH, PERISTIWA, TEMPAT, DAN BANGUNAN BERSEJARAH PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penanda Bagikan

Text

INVENTARISASI KESEJARAHAN TOKOH, PERISTIWA, TEMPAT, DAN BANGUNAN BERSEJARAH PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT

YUSRI DARMADI - Nama Orang;

Beberapa kesejarahan tokoh, peristiwa, tempat dan bangunan bersejarah pada masa pendudukan Jepang yang ada di Provinsi Kalimantan Barat yang ditulis dalam laporan inventarisasi ini diantaranya adalah Politik Bumi Hangus Belanda Saat pendudukan Jepang di Ngabang Kabupaten Landak; Pekerjaan Intan Oleh Maskapai Jepang Nomura; Rumah Jepang; Gua Jepang; Pergantian Rikugun Gun Sei Bu (Ad) ke Kaigun Minsei Bu (Al); Rapat Anggota Nis Sin Kwai; Taman Kehormatan (Ereveld) Mandor; Peresmian Ereveld Mandor; Wanita Penghibur. Politik bumi hangus Belanda saat pendudukan Jepang di Ngabang, Kab. Landak dimuat dalam Koran Borneo Barat Shinbun hari Rabu tanggal 04 Ju-ichigatsu 2602 atau November 1942. Koran tersebut menjelaskan 2 tempat yang menjadi sasaran politik bumi hangus yaitu Jembatan Lama Ngabang dan Pasar Lama Ngabang. Menyusuri Sungai Menyuke dari Dusun Manggu terlihat pintu air manggu milik Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I yang merupakan penanda lokasi bekas rumah Jepang. Ada beberapa gua di Kabupaten Landak yang dinamakan gua Jepang karena gua tersebut dibuat pada masa pendudukan Jepangdi Kalimantan Barat. Berita pergantian dari Rikugun Gun Sei Bu (Ad) ke Kaigun Minsei Bu (Al) di Pontianak dimuat dalam Koran Borneo Barat Shinbun hari Rabu, tanggal 15 Juli 1942. Nis Sin Kwai (NSK) adalah organisasi pemuda yang dibentuk sebagai wadah baru untuk menampung kegiatan kemasyarakatan dari organisasi-organisasi yang telah dibubarkan. Arti kata Nis Sin Kwai berasal dari tiga huruf kanji yang diartikan sebagai suatu perserikatan antara bapak dan anaknya, dalam arti kata orang tua, yaitu Nippon dan anak yaitu Asia yang lainnya (Borneo Shinbun, Reboe, 22 Shichigatsu 2602).


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
L8.1 (SEJARAH) YUS I
Penerbit
Kalimantan Barat : BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT., 2022
Deskripsi Fisik
30hlm; 21cm x 30cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
L8.1 (SEJARAH) YUS I
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?