Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PELAJARAN DARI MASYARAKAT DAYAK GERAKAN SOSIAL & RESILIANSI EKOLOGIS DI KALIMANTAN BARAT
Penanda Bagikan

Text

PELAJARAN DARI MASYARAKAT DAYAK GERAKAN SOSIAL & RESILIANSI EKOLOGIS DI KALIMANTAN BARAT

TIM PENULIS - Nama Orang;

Secara alami jika tanpa ada gangguan dari luar setiap ekosistem mempunyai kekenyalan, daya pulih untuk mengatur kembali dan memperbaharui dirinya sendiri tanpa kehilangan fungsi maupun keanekaragamannya. Proses inilah yang disebut resiliensi yang dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi wacana ilmiah dan praktis dalam bidang lingkungan hidup. Masyarakat adat dan kelompok-kelompok masyarakat adat lainnya telah berjuang selama beberapa dekade untuk membangun basis masyarakat akar rumput bagi sebuah gerakan social yang memperjuangkan hak-hak sipil, serta hak-hak untuk mengelola sumber daya alam mereka. Seperti yang ditujukan dalam buku ini, masyarakat Dayak telah mencapai suatu kemajuan yang sangat berarti. Gerakan sosial dan resiliensi ekologis yang dilakukan masyarakat Dayak itulah yang ditulis panjang lebar dalam buku ini. Buku ini bersifat refleksi para penulis dan beberapa aktivitas masyarakat Dayak tentang kemajuan yang dicapai oleh gerakan sosial masyarakat adat, khususnya Masyarakat Adat Dayak di Kalimantan Barat. Adapun beberapa artikel dalam buku yang berjudul Pelajaran Dari Masyarakat Dayak Gerakan Sosial & Resiliansi Ekologis di Kalimantan Barat meliputi Resiliensi Ekologis, Pelajaran Dari Masyarakat Adat Dayak Kalimantan oleh Janis B. Alcorn; Kebijakan Pemerintah Terhadap Masyarakat Adat dan Respon Ornop Berbasis Masyarakat Adat Dayak di Kalimantan Barat adalah Stefanus Masiun; Menggalang Solidaritas-Mempertegas Identitas : Masyarakat Adat Dayak Kalimantan dan Resiliensi Ekologis oleh John Bamba; Pemetaan Partisipatif Untuk Pemberdayaan Masyarakat Adat oleh Ita Natalia; Rahasia Kekuatan Jaringan dan Bagaimana Membangunnya oleh Anoninette G. Royo; dan Gerakan Sosial Untuk Resiliensi Ekologis : Pelajaran Dari Masyarakat Adat Dayak oleh Janis B. Alcorn, dkk.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KSB - 305.8 (300-309) TIM P
Penerbit
Kalimantan Barat : INSTITUT DAYAKOLOGI., 2001
Deskripsi Fisik
x + 198hlm; 16cm x 21cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KSB - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?