Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERMAINAN TRADISIONAL DAKON
Penanda Bagikan

Text

PERMAINAN TRADISIONAL DAKON

DARTO HARNOKO - Nama Orang; TITI MUMFANGATI - Nama Orang;

Dakon sering juga disebut congklak. Menurut sejarah dakon dibuat oleh Ki Buyut Manggal berasal dari Gunung Lawu yang dikenal sakti. Beliau dapat melihat nasib seseorang dengan cara memainkan dakon miliknya. Dakon miliknya diberi nama Gus Gamplongyang terbuat dari kayu sawo. Ki Buyut Manggal memiliki seorang murid kesayangan bernama RM. Gandakusuma yang memiliki gelar sebagai KGPAA Mangkunegara IV. Setelah selesai berguru, ia meminta izin untuk membawa dakon Gus Gamplong ke Istana Mangkunegaran. Permainan ini akhirnya dikenal di lingkungan istana Mangkunegara yang juga digemari oleh para puteri untuk mengisi waktu luang di sela-sela berlatih tari Bedhaya. Lubang-lubang di dalam dakon disebut Sawah dan harus diisi dengan kecik. Isi dakon biasanya dengan benda yang ukurannya kecil, atau biji tumbuhan yang sifatnya tahan lama seperti biji kecik. Dahulu kala dakon dbuat di atas tanah. Lalu agar mudah dibawa, dakon dibuat dengan bahan kayu. Di lingkungan istana dakon terbuat dari kayu jati dan dipercantik dengan ukiran, tapi pada saat ini ada juga dakon yang terbuat dari plastik. Permainan dakon ini dapat melatih dalam berhitung. Kefokusan dan ketelitian juga dapat diasah dalam permainan ini. Selain sebagai sarana hiburan, permainan dakon juga memiliki nilai kejujuran dan sportif, strategi berfikir, penalaran, demokrasi, rasa tanggung jawab, kepatuhan, persahabatan, dan sifat terbuka memiliki nilai yang terkandung dalam permainan dakon sebagai salah satu permainan tradisional.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PRA - 793.735.74 (790-799) DAR P
Penerbit
D.I. YOGYAKARTA : Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta., 2021
Deskripsi Fisik
25hlm ; 30cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7654-20-9
Klasifikasi
PRA - 793.735.74 (790-799)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?