Text
RITAL MALLANGI ARAJANG TRADISI PATTAUNGENG DI GOARIE
Upacara ritual Mallangi Arajang di Goarie merupakan salah satu wujud kekayaan budaya Indonesia. Ritual Mallangi Arajang diselenggarakan oleh rumpun Datu Mario, Arung Libureng, dan masyarakat desa Goarie pada bulan Muharram sesuai dengan kalender Islam. Tujuan diselenggarakannya adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta atas nikmat dan karunia yang dilimpahkan kepada keluarga dan terkhusus kepada masyarakat setempat. Secara mendasar, tujuan pelaksanaan ritual ini adalah untuk bersahabat, berdamai dan hidup harmonis dengan alam dan segala makhluk ciptaan Allah. Simbol-simbol yang tertuang di dalam bentuk sesajian dan perlengkapan lainnya tidak hanya berfungsi sebagai pendukung pelaksanaan ritual, namun di balik itu terdapat makna filosofis yang sangat mendalam berkaitan dengan pemahaman diri sendiri, sesama manusia, alam, dan segala isinya. Keseluruhan bentuk pelaksanaan upacara ritual Mallangi Arajang di Goarie memuat ragam nilai-nilai budaya lokal setempat. Nilai budaya tersebut meliputi religius, musyawarah, gotong royong, estetika, etika, dan nilai sakral yang merupakan cerminan prinsip hidup oleh masyarakat Bugis Soppeng pada umumnya, dan Rumpun Datu Mario dan Arung Libureng khususnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain