Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KEBERADAAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN ETNIS DI DAERAH PERANTAUAN DALAM MENUNJANG PERSATUAN DAN KESATUAN (KASUS PAGUYUBAN KELUARGA PUTRA BALI DI YOGYAKARTA)
Penanda Bagikan

Text

KEBERADAAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN ETNIS DI DAERAH PERANTAUAN DALAM MENUNJANG PERSATUAN DAN KESATUAN (KASUS PAGUYUBAN KELUARGA PUTRA BALI DI YOGYAKARTA)

RENGGO ASTUTI - Nama Orang; TARYATI - Nama Orang;

Paguyuban Keluarga Putra Bali Purantara merupakan paguyuban rantau yang beranggotakan orang-orang Bali yang merantau ke daerah Yogyakarta. Paguyuban ini berdiri tahun 1950, dengan pendirinya Bapak Westra dan Bapak Rajeg. Dari awal berdirinya hingga saat ini "KPB" berpusat di Asrama Saraswati, tepatnya Bale Banjar Saraswati Jalan Mawar 10 Yogyakarta. Sekarang diketuai oleh Gusti Nyoman Kompyang Wartawan.Paguyuban ini sangat berarti bagi anggota-anggotanya karena dapat dijadikan wadah untuk berkumpul, baik untuk mengekspresikan budaya maupun sarana komunikasiantar anggota-anggotanya. Sehingga segala permasalahan baik sosial, budaya, agama atau pun ekonomi dapat dipecahkan secara bersama-sama. Seperti pada paguyuban-paguyuban daerah lainnya, KPB juga menjalin hubungan dengan paguyuban lainnya. KPB dalam kegiatannya secara umum sangat baik. Hal ini didukung oleh sistem nilai yang dianut oleh masyarakat Bali dan masyarakat Jawa yang ada di Yogyakarta, yaitu adanya persamaan dalam melihat hakekat kedudukan manusia dengan sesamanya dan sifat mendambakan keselarasan dan kerukunan. Namun demikian, dalam kehidupan bertetangga antar anggota KPB yang mendiami asrama dengan masyarakat sekitar sering terjadi konflik karena kesalahpahaman atau kecurigaan yang kadang-kadang tidak beralasan. Untuk menanggulangi hal tersebut, dari masing-masing pihak berusaha mencapai jalan kedamaian, mereka berupaya harus selalu rukun dan damai dengan sesama sehingga tercapai suatu integrasi. Secara singkat dapat dikatakan bahwa masyarakat Bali khususnya yang tergabung dalam KPB sudah mempunyai tekad melakukan kegiatan yang bertujuan lebih mempererat hubungan antar kelompok, sehingga yang tinggal hanyapersatuan dan kesatuandi antara suku yang berbeda.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
FPK - 305.8 (300-309) REN K
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1999/2000
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
FPK - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?