Text
JURNAL WACANA EDISI 24 TAHUN VIII 2008
Dalam relasi antarmasyarakat yang semakin menihilkan batas geografis dan identitas saat ini, nyata terlihat bahwa gerakan perubahan masyarakat beserta siklus relasi produksi antara “pengetahuan-kekuasaan dan seterusnya” berada dalam pengaruh dominasi global. Dominasi pengaruh itu bahkan sanggup menentukan arah, capaian, muatan, dan nilai bahkan sampai sistem dan mekanisme perubahan masyarakat. Dalam Jurnal Wacana Edisi 24 Tahun VIII 2008 ini akan mengangkat tema mengenai Gerakan Budaya : Antara Penghianatan Dan Perlawanan. Didalam Jurnal Wacana Edisi ini terdapat beberapa bagian yang meliputi Pengantar, Kajian, Kasus, dan Rehal. Adapun isi dari bagian tersebut meliputi di dalam Pengantar terdapat tulisan dari Saleh Abdullah berjudul Melawan Arus, Menguasai Ruang. Di dalam bagian Kajian terdapat 3 (tiga) tulisan yang meliputi Terbangunnya Sebuah Scene : Kemunculan Punk Bali (Emma Baulch); Antara Benteng Revolusi dan Laboratorium Barat: Posisi-posisi Politis Dalam Senirupa Indonesia 1950an (Antariksa); Merantau Sebagai Bentuk “Perlawanan Suku Bugis”: Perspektif Historis atas Tidak Kekerasan dan Perbudakan di Sulawesi Selatan (Aslan Abidin). Pada bagian Kasus terdapat 4 (empat) tulisan terdiri dari Kedaulatan dan Kosmologi Hutan Lokal (Anu Lounela); Tentang Media, Kebudayaan dan Prospek Upaya Pembebasan:Wawancara Dengan Ken Loach (Saleh Abdullah); Saya Melawan Arus yang Datang ke Arah Saya: Wawancara dengan Emha Ainun Najib (Saleh Abdullah); You’ll Never Walk Alone (Agung Kurniawan). Adapun pada bagian Rehal mengangkat masalah mengenai Dunia Tidak Satu Selera oleh Fitri Indra H.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain