Text
JURNAL WACANA EDISI 25 TAHUN XIII 2011
Jurnal Wacana Edisi 25 Tahun XIII 2011 ini akan mengangkat tema Rekonfigurasi Pengelolaan Hutan Jawa. Umur pengelolaan hutan Jawa sudah sangat panjang, bahkan jauh lebih panjang dibandingkan umur Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam rentang sejarah yang panjang tersebut, berbagai hal telah terjadi dan berubah. Akan tetapi, ada juga yang tetap dipertahankan sejak zaman kolonial dan hingga kini masih dapat disaksikan. Tiada lain adalah nestapa. Hutan semakin rusak, produksi hutan semakin merosot. Konflik sosial dan kemiskinan masyarakat sekitar hutan terus terpelihara di antara tegakan jati yang semakin lama semakin kurus. Oleh karena itu, perubahan sistem penguasaan kehutanan Jawa adalah perkara kemendesakan, bukan sekedar pembaruan yang tambal sulam. Didalam Jurnal Wacana Edisi 25 Tahun XIII2011 terdapat beberapa bagian yang meliputi Pengantar, Kajian, dan Rehal. Adapun isi dari bagian tersebut meliputi di dalam Pengantar terdapat tulisan dari Edi Suprapto berjudul Rekonfigurasi Pengelolaan Hutan Jawa. Kajian meliputi Quo Vadiz Hutan Jawa… (Totok Dwi Diantoro); Perusahaan Hutan dan Ilusi Kelimpahan:Kasus Perum Perhutani (Hariadi Kartodihardjo dan Sudarsono Soedomo); Implementasi PHBM:Dari ‘Collaborative Management’ Menuju ‘Cooptation Management’ (Rahmanta Setiahadi); Kegagalan Pengelolaan Hutan Jawa (Ahmad Maryudi); Hutan Rakyat Sebagai Katup Penyelamat Ekologi Jawa (Suryanto). Sedangkan di Rehal membahas mengenai Kontes Kekuatan di Dataran Tinggi oleh Hery Santoso.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain