Text
JURNAL WACANA NO. 30 TAHUN XV 2013
Jurnal Wacana No. 30 Tahun XV 2013 ini akan mengangkat tema mengenai Ekologi Politik Red+ Kontestasi Politik, Modal dan Pengetahuan. Krisis perubahan iklim telah mengubah peta pengaturan sumberdaya alam global, terutama hutan tropis di negara berkembang. Oleh institusi transnasional, pengetahuan saintifik dimobilisasi untuk mengembangkan inisiatif internasional guna menahan laju deforestasi dan degradasi hutan yang kian berkembang. Salah satu inisiatif tersebut dikenal sebagai Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation Plus (REDD+). Menduduki posisi strategis sebagai negara dengan luas hutan tropis terbesar ketiga serta laju deforestasi terbesar kedua di dunia, Indonesia merupakan salah satu tempat inisiatif pengaturan krisis tersebut coba dilakukan. Didalam Jurnal Wacana No. 30 Tahun XV 2013 terdapat beberapa bagian yang meliputi Pengantar, Kajian, Kasus, dan Rehal. Adapun isi dari bagian tersebut meliputi di dalam Pengantar terdapat tulisan dari Rini Astuti berjudul Ekologi Politik REDD+ : Kontestasi Politik, Modal dan Pengetahuan. Kajian meliputi Arah Pergerakan Akuisisi dan Penutupan Lahan : Skema-Skema Pengembangan, Pengambilalihan Semu, dan Akuisisi Lahan Atas Nama Lingkungan di Luar Jawa (John F. McCarthy, Jacqueline A.C. Vel, dan Suraya Afiff); REDD+ Sebagai Strategi-Strategi Kepengaturan Dalam Tata Kelola Hutan di Indonesia : Sebuah Perspektif Foucauldian (Rini Astuti); Pada bagian Kasus terdapat tulisan dari Ciptaningrat Larastiti yang berjudul Hidup di Antara Konsesi Hutan Gambut : Catatan Etnografis Desa Baun Bango dan tulisan dari Yetty Oktayanty yang berjudul Dari Pengurangan Emisi ke Menjawet : Strategi Penerimaan REDD+ di Desa Buntoi. Sedangkan di Rehal membahas mengenai Krisis Lingkungan, Kapitalisme, dan Tantangan Ekologi Politik (Darmanto).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain