Text
JURNAL WACANA EDISI 27 TAHUN XIV 2012
Jurnal Wacana yang muncul sejak tahun 1999 dengan tujuan untuk menampung berbagai gagasan alternatif. Jurnal yang didedikasikan bagi transformasi sosial sekaligus penguatan masyarakat sipil ini berkeinginan untuk mendorong lahirnya tata masyarakat yang berkeadilan sosial dan demokratis. Agar memiliki relevansi dan dampak langsung bagi transformasi masyarakat, tema dalam setiap edisi mengutamakan isu-isu aktual serta memberi ruang bagi lahirnya teori baru. Lewat jurnal ini, selain gagasan alternatif, masyarakat juga akan didorong untuk memiliki keberpihakan pada kaum marjinal guna terwujudnya nilai-nilai keadilan sosial. Dalam Jurnal Wacana Edisi 27 Tahun XIV 2012 ini akan mengangkat tema mengenai Lahan Gembut dan Perubahan Iklim : Distorsi Sains, Politik, dan Kebijakan. Didalam Jurnal Wacana Edisi ini terdapat beberapa bagian yang meliputi Pengantar, Kajian, Kasus, dan Rehal. Adapun isi dari bagian tersebut meliputi di dalam Pengantar terdapat tulisan dari Ahmad Maryudi berjudul Lahan Gambut dan Perubahan Iklim : Distorsi Sains, Politik dan Kebijakan. Di dalam bagian Kajian terdapat 3 (tiga) tulisan yang meliputi meliputi Mitigasi dan Adaptasi Kondisi Lahan Gambut di Indonesia Dengan Sistem Pertanian Berkelanjutan (Soni Sisbudi Harsono); Neoliberalisme Perubahan Iklim : Beberapa Sketma Finansial Untuk Pengurangan Emisi (Ova Candra Dewi dan Agust Danang Ismoyo); Adaptasi Masyarakat di Kawasan Ekosistem Gambut Dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim (Hatma Suryatmojo). Pada bagian Kasus terdapat tulisan dari Muliadi yang berjudul Pemulihan Gambut Untuk Kehidupan Rakyat dan Solusi Krisis Iklim Global : Pengalaman Dari Kalimantan Tengah. Adapun pada bagian Rehal mengangkat masalah mengenai Perubahan Iklim dan Industrialisasi Ilmu oleh Hira Jhamtani.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain