Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KAJIAN NILAI TRADISI KUMPUL KOPE PADA MASYARAKAT KAMPUNG CANCAR DI KABUPATEN MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
Penanda Bagikan

Text

KAJIAN NILAI TRADISI KUMPUL KOPE PADA MASYARAKAT KAMPUNG CANCAR DI KABUPATEN MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR

I PUTU KAMASAN SANJAYA - Nama Orang; I WAYAN RUPA - Nama Orang;

Kumpul Kope adalah satu bentuk tradisi yang dilakukan oleh warga masyarakat Cancar sebagai bentuk solidaritas masyarakat dalam rangka mendukung kemajuan pendidikan di Desa Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Tradisi kumpul kope ini awalnya kumpul Ase ka’i yang dilakukan jika anggota keluarga yang akan menikah kekurangan dana maka dilakukanlah kumpul ase ka’i untuk pengumpulan dana. Tidak dipungkiri bahwa tradisi Kumpul Kope merupakan penerusan dari kumpul ase ka’i. Masyarakat menjalankan ide untuk menggali dana dalam rangka menunjang pendidikan. Kumpul Kope ada juga yang menyebut sebagai Pesta Sekolah. Munculnya tradisi ini di Kampung Cancar pada tahun 1970-an. Tumbuhnya tradisi ini tidak terlepas dari proses berkembangnya budaya etnis Manggarai. Agar kedudukan eksistensi Kumpul Kope lebih kuat pada masyarakat etnis Manggarai maka tradisi ini telah difungsikan diantaranya sebagai pelengkap tradisi adat dan ritual keagamaan, sebagai dukungan terhadap masyarakat yang punya anak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sebagai media pendidikan untuk menuturkan ajaran moral secara informal, dan sebagainya. Tradisi Kumpul Kope sebagai sebuah kearifan lokal akan dapat dipertahankan di Era Global karena menjadi identitas masyarakat etnis Manggarai yang tersebar di desa-desa atau kampung-kampung adat termasuk di Kampung Cancar.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TDK - 395 (390-399) IPU K
Penerbit
Bali : KEPEL PRESS., 2019
Deskripsi Fisik
xii+ 122hlm; 15,5cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-356-258-9
Klasifikasi
TDK - 395 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?