Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT KAMPUNG CIBURUY KABUPATEN GARUT
Penanda Bagikan

Text

KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT KAMPUNG CIBURUY KABUPATEN GARUT

ENDEN IRMA RACHMAWATY - Nama Orang; ROSYADI - Nama Orang; YUDI PUTU SATRIADI - Nama Orang; ANI ROSTIYATI - Nama Orang; HERMANA - Nama Orang; TOTO SUCIPTO - Nama Orang;

Masyarakat Kampung Ciburuy merupakan salah satu contoh komunitas manusia yang berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan alam dan berupaya mempertahankan kondisi lingkungan alamnya dengan tetap mentaati aturan adat warisan para leluhur. Para pendahulu mereka (leluhur) mengembangkan aturan-aturan adat yang antara lain direalisasikan dengan penyelenggaraan "upacara seba". Aturan-aturan adat tersebut mempunyai makna atau fungsi yang sangat luas. Aturan tersebut juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol dalam kebudayaan yang menahan dilakukannya eksploitasi alam secara semena-mena, membuat masyarakat hidup tidak berlebihan, dan tetap memegang prinsip kebersamaan sehingga keseimbangan lingkungan, baik fisik maupun lingkungan, baik fisik maupun sosial, dapat dipertahankan. Mekanisme itu diselimuti dengan sanksi moral, sehingga keadaan lingkungan relatif stabil dalam jangka waktu relatif lama. Sekalipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa sekecil apapun, kebudayaan Kampung Ciburuy akan berubah dengan berlakunya waktu karena kebudayaan tidak bersifat statis. Ia berkembang sesuai dengan sifatnya yang adaptif, selalu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Masyarakat Kampung Ciburuy sangat patuh terhadap aturan adat dan mungkin saja terdapat aturan-aturan adat yang kurang mendukung program pembangunan. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah berusaha mencari cara pemecahan terbaik agar tidak terjadi benturan "kepentingan adat" dengan program pemerintah dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
MTE - 307.72 (300-309) END K
Penerbit
Jawa Barat : BKSNT BANDUNG., 2003
Deskripsi Fisik
vi + 119hlm; 15,5cm x 21cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
MTE - 307.72 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?