Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH : ABAD KE-13 SAMPAI AWAL ABAD KE-16
Penanda Bagikan

Text

PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH : ABAD KE-13 SAMPAI AWAL ABAD KE-16

MUHAMMAD GADE ISMAIL - Nama Orang;

Kerajaan Pasai muncul pada akhir abad ke-13, ketika hegemoni Sriwijaya menjadi hancur. Perkembangan pusat-pusat politik di kawasan Selat Malaka berkaitan erat dengan faktor-faktor internal dan eksternal. Kondisi alam dan letak geografis memberikan andil besar dalam menentukan perkembangan pusat politik itu. Di samping itu, faktor eksternal berupa kegiatan perdangan berskala internasional dan keadaan pusat politik yang ada di sekitar kawasan Selat Malaka juga menentukan perkembangan sesuatu pusat politik. Dilihat dari faktor internal, Pasai memiliki potensi dasar bagi perkembangannya sebagai bandar perdagangan, pusat politik dan pusat dakwah Islam di kawasan Asia Tenggara. Dominasi kerajaan Sriwijaya atas kawasan Selat Malaka mengalami keruntuhan pada akhir abad ke-13. Hal ini memberi peluang yang besar bagi Pasai untuk mengembangkan diri. Munculnya pusat politik dan perdagangan baru yaitu Malaka pada abad ke-15, adalah faktor yang menyebabkan Pasai mengalami kemunduran. Hancur dan hilangnya peranan Pasai dalam jaringan antarbangsa, ialah ketika suatu pusat kekuasaan baru muncul d ujung barat Sumatera yakni Kerajaan Aceh Darussalam pada awal abad ke-16. Pasai ditaklukkan dan dimasukkan ke dalam wilayah kekuasaan kerajaan Aceh Darussalam oleh Sultan Ali Mughayat Syah. Selama masa kejayaannya, Kerajaan Pasai selain berfungsi sebagai bandar perdagangan, juga menjadi pusat dakwah Islam. Kedudukan Pasai dalam suatu kesatuan di kawasan Selat Malaka menyebabkan pengaruh yang melanda kesatuan Selat Malaka juga berpengaruh terhadap bagian Kerajaan Pasai. Dari perjalanan sejarah Pasai, memang menunjukkan bahwa muncul, berkembang, dan runtuhnya kekuatan Pasai amat berkaitan dengan perkembangan yang terjadi di luar Pasai, tetap dalam kesatuan zona kawasan Selat Malaka.



Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SEK - 900 (900 - 909) MUH P
Penerbit
DKI JAKARTA : PROYEK INVENTARISASI DAN DOKUMENTASI SEJARAH NASIONAL., 1993
Deskripsi Fisik
x + 135hlm; 15,3cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SEK - 900 (900 - 909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1993
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?