Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL DI NUSA TENGGARA TIMUR
Penanda Bagikan

Text

SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL DI NUSA TENGGARA TIMUR

TITO ADONIS - Nama Orang;

SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL DI NUSA TENGGARA TIMUR
Upaya pembangunan dewasa ini telah menunjukkan hasilnya di seluruh pelosok tanah air, termasuk Nusa Tenggara Timur. Secara langsung ataupun tidak langsung di wilayah-wilayah itu tidak terlibat dalam proses pembangunan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk. Walaupun tingkat intensitas kontak budaya di antara masyarakat suku bangsa itu berbeda, dan pada gilirannya menyebabkan perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan. Setiap suku bangsa, sudah mengalami kontak-kontak budaya dengan masyarakat luar. Norma-norma, nilai-nilai, aturan-aturan atau wujud ideal dari kebudayaan Nusa Tenggara Timur tidak setiap saat diaktifkan dalam aktifitas mereka sehari-hari. Pengaktifan tergantung bermanfaat atau tidaknya dalam interaksi dilingkungan mereka yang baru. Bahkan asal usul, mitologi dan daerah asal masyarakat Nusa Tenggara Timur hanya digunakan sebagai salah satu kerangka acuan dan akan diaktifkan kalau dianggap menguntungkan. Dengan melihat masyarakat Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, maka bermanfaat atau tidaknya identitas kesukubangsaannya bergantung pada berguna atau tidaknya identitas itu dalam menghadapi kenyataan sosial untuk bertahan hidup. Ada 3 faktor luar yang turut memberi warnadalam perkembangan kebudayaan Nusa Tenggara Timur yaitu Kehadiran misionaris Katolik maupun Protestan yang telah lama menetap di daerah itu yang telah merubah pandangan hidup masyarakat Nusa Tenggara Timur; Para pedagang yang berasal dari Propinsi lain di Indonesia, telah mengajarkan dan memperkenalkan penggunaan uang sebagai alat tukar disamping mengajarkan cara menghitung rugi-laba dalam perdagangan; Aparat pemerintah yang telah berada di wilayah itu sebagai konsekuensi menjadi bagian dari wilayah Indonesia, telah mendirikan kantor-kantor.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Nusa Tenggara Timur : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1997
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
3.5(320-32
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?