Text
MASALAH-MASALAH PEMBANGUNAN (BUNGA RAMPAI ANTROPOLOGI TERAPAN)
MASALAH-MASALAH PEMBANGUNAN
(BUNGA RAMPAI ANTROPOLOGI TERAPAN)
Selama hidupnya yang singkat, yang hanya lebih sedikit dari satu abad ini, ilmu antropologi yang pada mula-mulanya merupakan ilmu tentang evolusi manusia, masyarakatnya serta kebudayaannya, dan kemudian ilmu tentang sejarah persebaran kebudayaan-kebudayaan manusia di muka bumi, sering dipergunakan untuk tujuan-tujuan yang pratikal. SebelumPerang Dunia ke II, antropologi praktikal atau dengan istilah sekarang antropologi terapan memang adalah penelitian-penelitian antropologi terhadap masyarakat dan kebudayaan tradisional di wilayah jajahan yang biasanya sedang mengalami proses akulturasi guna kepentingan pemerintah jajahan atau guna kepentingan penyiaran agama Kristen dan Katolik. Sesudah Perang Dunia II, perhatian dari para sarjana antropologi terhadap masalah akulturasi menjadi lebihbesar lagi, sedangkan metode-metode untuk meneliti masalah akulturasi menjadi lebih tajam. Ilmu antropologi di negara-negara yang sedang berkembang, baik yang diusahakan oleh para sarjana antropologi asing maupun para sarjana dari negara yang bersangkutan, tentu bisa merupakan suatu ilmu dasar yang meneliti masalah-masalah yang mengenai asas-asas kebudayaan dan masyarakat guna mengembangkan konsep-konsep, metodologi serta teori-teori baru yang lebih seksama dan tajam, tetapi bisa juga merupakan ilmu terapan yang meneliti masalah-masalah perubahan serta pergeseran kebudayaan dan masyarakat dalam masa transisi sosial-budaya. Ilmu antropologi dapat berperan dalam hal mengumpulkan dan menganalisa data mengenai semua macam masalah sosial-budaya dengan metodologi pendekatannya yang khas. Namun disamping itu ada lima masalah pembangunan yang khas untuk ilmu antropologi, yaitu : Masalah penduduk; Masalah struktur masyarakat desa; Masalah migrasi, transmigrasi dan urbanisasi; Masalah integrasi nasional; Masalah pendidikan dan modernisasi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain