Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERTAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KATINGAN PERUBAHAN FUNGSI BAGI MASYARAKAT DAYAK NGAJU
Penanda Bagikan

Text

PERTAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KATINGAN PERUBAHAN FUNGSI BAGI MASYARAKAT DAYAK NGAJU

Septi Dhanik Prastiwi - Nama Orang; ARI WAHYUDI - Nama Orang; JONATHAN PHILIP THOMAS - Nama Orang;

Rendahnya harga rotan dan karet mendorong warga Penda Dahian beralih menjadi penambang emas di sungai. Pertambangan emas yang marak di tahun 2014 nyatanya memang mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan bahkan mampu menggairahkan ekonomi warga yang ditandai dengan munculnya warung-warung penyedia kebutuhan hidup di desa. Namun meski demikian, pertambangan emas juga memberikan dampak negatif tidak hanya bagi lingkungan sungai namun juga pada kehidupan warga. Perubahan mata pencaharian dari pengelolaan sumber daya di darat menjadi pengelolaan sumber daya air terjadi karena adanya perubahan penilaian terhadap sumber daya tersebut. Kandungan emas di sungai meski sifatnya tidak pasti dan tidak nyata, dinilai lebih mampu memenuhi kebutuhan hidup dibandingkan nilai emas dan rotan yang sebenarnya merupakan sumber daya yang pasti dan nyata. Perubahan penilaian tersebut menjadikan sungai kemudian dipergunakan sebagai sumber penghidupan. Pertambangan emas di sungai Kahayan memperlihatkan dua hal yaitu perubahan orientasi dalam pemanfaatan sumber daya alam dan memperlihatkan terjadinya perubahan fungsi sungai. Sungai yang awalnya hanya berfungsi sebagai media penunjang kehidupan, kini dijadikan sebagai sumber utama mata pencaharian warga. Potensi emas yang ada didalamnya menjadikan sungai sebagai obyek kerja. Dalam hal ini, hubungan manusia dengan sungai yang awalnya adalah subyek kini hubungan itu berubah menjadi subyek-obyek. Pada hubungan ini, manusia menempatkan dirinya sebagai subyek dan menjadikan sungai sebagai obyek untuk mendapatkan sumber daya yang terkandung didalamnya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
MKE - 363.7 (360-369) SEP P
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : DIVA PRESS., 2018
Deskripsi Fisik
133hlm ; 15,5cm x 23cm; ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-391-671-9
Klasifikasi
MKE - 363.7 (360-369)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PERTAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KATINGAN PERUBAHAN FUNGSI BAGI MASYARAKAT DAYAK NGAJU
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?