Text
NELAYAN YANG BERTAHAN PENGETAHUAN MASYARAKAT NELAYAN DI KEC. SELIMBAU (KAPUAS HULU) DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM
Masyarakat nelayan di Kecamatan Selimbau mengenal adanya organisasi rukun nelayan, yaitu organisasi yang terdiri dari para nelayan yang bekerja menangkap ikan di suatu wilayah tertentu. Rukun nelayan dipimpin oleh seorang ketua nelayan yang dipilih secara langsung oleh warganya. Setiap rukun nelayan memiliki wilayah kerja yang dikuasai secara bersama-sama. Didalam wilayah kerja tersebut, para nelayan akan memasang alat-alat tangkap ataupun melakukan aktivitas pengambilan ikan. Didalam suatu wilayah kerja terdapat aturan yang diberlakukan untuk semua orang yang melakukan aktivitas penangkapan ikan disitu. Nelayan yang bekerja didaerah aliran sungai dan kawasan danau menggunakan beragam jenis alat tangkap yang memiliki bentuk dan fungsi berbeda, diantaranya jala, perangkap ikan, alat tangkap yang dipasangi mata pancing, dan sebagainya. Masyarakat nelayan di Selimbau ini telah mengenal teknik pembudidayaan ikan. Dan yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat adalah ikan toman yang dipelihara didalam keramba-keramba apung. Selain itu ada ikan siluk yang nilai jualnya sangat tinggi. Ada beberapa jenis alat tangkap yang dinilai dapat mengancam kelestarian ikan, yaitu alat tangkap yang terbuat dari warin, pukat atau empang putus, serta jermal karam kemarau.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain