Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of 'WARING' JARING NELAYAN PENGETAHUAN TRADISIONAL PENANGKAPAN IKAN KABUPATEN CIREBON
Penanda Bagikan

Text

'WARING' JARING NELAYAN PENGETAHUAN TRADISIONAL PENANGKAPAN IKAN KABUPATEN CIREBON

AGUS HERYANA - Nama Orang; ANI ROSTIYATI - Nama Orang; YANTI NISFIYANTI - Nama Orang; M. HALWI DAHLAN - Nama Orang; HERMANA - Nama Orang; ALI GUFRON - Nama Orang;

Kata waring dalam keseharian nelayan sudah jarang digunakan. Mereka lebih menyenangi sebutan jarring untuk alat tangkap ikan yang terbuat dari serat sintetis itu. Secara teknis struktur jarring sebagai alat utama, tali-tali, pelampung, dan pemberat. Adapun bahan dan alat untuk membuat jaring secara manual adalah benang sintetis atau alami, coban dan seleran. Selebihnya merupakan keterampilan tangan nelayan dalam menganyam benang sintetis menjadi deretan mata jarring yang membentuk seleranya. Oleh karena itu, pengertian jarring bisa diartikan sebagai tumpukan atau deretan sejumlah mata jaring yang saling sambung-menyambung antara satu mata jaring dengan mata jaring lainnya. Eksistensi jaring tidaklah berdiri sendiri. Pengoperasiannya selalu berkaitan dengan alat lain, yaitu perahu. Keberadaan jaring sebagai alat tangkap perikanan memiliki makna nilai budaya yang patut diteladani. Kebersamaan dan kerja sama yang tercakup dalam sebutan gotong royong menjadi ciri utama nelayan dalam melaut. Tanpa nilai kedua tersebut, sebuah perahu akan menjadi api dalam sekam. Nilai budaya lain adalah keterbukaan dan menghormati orang yang duluan menempati satu lokasi penangkapan ikan. Nilai budaya lain adalah penghormatan kepada orang yang telah terlebih dahulu menebarkan jaring di suatu lokasi tertentu. Jika sudah ada jaring, maka nelayan lain tidak berhak lagi menebar jaring di dalam lokasi tersebut.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TEK-639.2 (630-639) AGU W
Penerbit
DKI JAKARTA : KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 2015
Deskripsi Fisik
vi + 190hlm ; 15cm x 21cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-74039-2-5
Klasifikasi
TEK-639.2 (630-639)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?