Text
FALSAFAH PIIL PESENGGIRI SEBAGAI NORMA TATAKRAMA KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT LAMPUNG
Piil Pesenggiri adalah istilah yang dikenal oleh masyarakat sebagai pandangan falsafah daerah yang hidup dan didukung oleh masyarakat sejak dulu, masa kerajaan, hingga masa penjajahan, perjuangan kemerdekaan, masa kemerdekaan, Orde baru, masa pembangunan dan sekarang era globalisasi. Piil Pesenggiri atau bupiil bupesenggiri artinya prinsip dan harga diri. Seseorang dikatakan telah memiliki atau menjaga harga diri. Seseorang dikatakan telah memiliki atau menjaga prinsip-prinsipnya manakala seseorang telah berpegang teguh kepada : Nemui Nyimah (bepudak waya), Nengah Nyappur ( tetangah tetanggah), sakai sambaian (khepot delom mufakat), Juluk adek (khopkhama delom bakekhja). Keempat unsur tersebut di atas manakala dilaksanakan sesempurna mungkin berarti bahwa seseorang itu akan memiliki harga diri. Pesenggiri bukan ditetapkan oleh seorang raja yang memiliki kekuasaan yang tidak terbatas.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain