Text
ALEE TUNJANG MENILIK SEJARAH DAN BUDAYA DALAM KESENIAN TRADISIONAL ACEH
Alee tunjang adalah sebuah permainan yang berkembang dalam masyarakat Aceh yang mendiami wilayah Kabupaten Aceh Utara. Permainan kesenian ini sebagai media hiburan yang dilakukan setelah masyarakat menyelesaikan masa panen padi di sawahnya. Pada dahulu, dimainkan pada malam hari terutama malam purnama. Kesenian ini dapat dimainkan oleh pemain laki-laki dan perempuan, biasanya terdiri dari 6 orang. Gerakan yang dilakukan yaitu menumbuk lesung dengan alu. Permainan ini mencerminkan adat dan budaya masyarakat Aceh baik dengan pemain, property atau materi yang digunakan dan juga busana yang dikenakan oleh pemainnya, yaitu mencerminkan nilai dan budaya Islam, busana sopan dan menutup aurat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain