Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DIASPORA DAN KETAHANAN BUDAYA ORANG BUGIS DI PAGATAN TANAH BUMBU
Penanda Bagikan

Text

DIASPORA DAN KETAHANAN BUDAYA ORANG BUGIS DI PAGATAN TANAH BUMBU

HENDRASWATI - Nama Orang; J. DALLE - Nama Orang; ZULFA JAMALIE - Nama Orang;

Diaspora orang-orang Bugis dalam beberapa gelombang berlangsung selama pertengahan abad ke-18 dan awal abad ke-20, dimulai dari rombongan dari rombongan dagang Puanna Dekke (pendiri Kerajaan Pagatan) dan diteruskan oleh kelompok-kelompok yang berikutnya. Terjadinya diaspora dan bermukimnya orang-orang Bugis serta berdirinya Kerajaan Pagatan merupakan faktor utama yang mendorong terbentuknya identitas diri sebagai 'orang Bugis' (to Ugi') dan kuatnya tradisi kebugisan yang mereka bawa dari tempat asal. Sehingga walaupun berada di luar Sulawesi Selatan, mereka tetap memelihara identitas kebugisannya. Selain itu karena strategi adaptasi Bugis yang selalu menyesuaikan dengan adat budaya setempat yang multicultural. Secara khusus, ketahanan budaya orang Bugis di Pagatan bisa dilihat dari banyak hal yang telah mereka lakukan, diantaranya meneruskan kehidupan sebagai pedagang, pelaut atau nelayan; berkomunikasi dalam bahasa Bugis; melaksanakan upacara adat dan upacara keagamaan, terutama berbagai upacara yang bekaitan dengan perkawinan, kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, berhubungan dengan pekerjaan melaut (mappandretasi). Selain itu juga ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah Islam seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Miraj pada tiap-tiap tahun; memelihara kesenian Bugis seperti massukkiri’ (pembacaan syair-syair Maulid Nabi diselingi dengan pukulan rebana), tarian (mappakaraja), seni musik (kecapi Bugis); meneruskan tradisi semula (tenun tradisional), melangsungkan perkawinan dengan adat dan sesama orang Bugis; dan lain-lain.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KSE - 900 (900-909) HEN D
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : KEPEL PRESS., 2017
Deskripsi Fisik
ix + 151hlm ; 15cm x 23cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-356-197-1
Klasifikasi
KSE - 900 (900-909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • DIASPORA DAN KETAHANAN BUDAYA ORANG BUGIS DI PAGATAN TANAH BUMBU
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?