Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KESENIAN SANDUR DALAM HAJATAN REMOH MASYARAKAT BANGKALAN MADURA
Penanda Bagikan

Text

KESENIAN SANDUR DALAM HAJATAN REMOH MASYARAKAT BANGKALAN MADURA

THERESIANA ANI LARASATI, WAHJUDI PANTJA SUNJATA, THERESIA ESTI WURYANSARI - Nama Orang;

Asal usul kesenian Sandur Bangkalan Madura berawal dari kesenian Salabadhan yang sudah dikenal masyarakat Madura lebih dari 50 tahun yang lalu. Dalam perkembangannya istilah Salabadhan kemudian dimaknai sebagai kata sala yang berarti salah dan badhan yang mempunyai makna badhan, sehingga salabadhan mempunyai arti salah badan. Dalam perkembangannya, menjelang pemilu tahun 1977 kesenian ini berubah namanya menjadi kesenian sandur. Perkembangan organisasi kesenian Sandur Bangkalan mulai tahun 1986 ditandai dengan berdirinya Grup Sandur Sawunggaling dibawah pimpinan Bapak Mad Tikram. Saat ini, pertunjukan kesenian ini merupakan pergelaran seni yang dikemas sederhana sesuai dengan kebutuhan penanggapnya, yaitu untuk keperluan kegiatan remoh. Kelancaran dan kesuksesan acara remoh sangat tergantung dari beberapa pendukung acara, seperti pemain sandur, panitia dan penonton. Pemainnya merupakan para seniman diantaranya penari, pengrawit dan penyanyi. Alat musik yang digunakan untuk mengiringi pementasan adalah seperangkat gamelan laras slendro. Para pengrawit memainkan alat musik selama pertunjukan sandur berlangsung dengan membawakan gending-gending. Busana yang digunakan oleh penari dalam kesenian sandur dibedakan menjadi dua sesuai tariannya, yaitu busana tari dhung-ndhung dan lenggek. Fungsi kesenian Sandur saat ini lebih sering digunakan sebagai pendukung kesenian pada hajatan remoh. Fungsi Sandur bagi penonton dari kalangan tamu undangan antara lain sebagai ajang bergotong royong dan kebersamaan. Sedangkan bagi para seniman, dengan mengikuti kesenian ini mereka mendapatkan tambahan uang penghasilan.   


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RKE - 792.02 (790-799) THE K
Penerbit
Jawa Timur : BPNB D.I YOGYAKARTA., 2016
Deskripsi Fisik
X 128 hlm; 16cm x 23cm,ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-61-7
Klasifikasi
RKE - 792.02 (790-799)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?