Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL. 19 NO. 1 MEI 2016
Penanda Bagikan

Text

BERKALA ARKEOLOGI SANGKHAKALA VOL. 19 NO. 1 MEI 2016

TIM PENULIS - Nama Orang;

Sangkhakala Berkala Arkeologi volume XIX Nomor 1 Tahun 2016 terbit dengan lima tulisan hasil penelitian. Tulisan pertama berjudul "Karakter Budaya Gua Kidang Hunian Prasejarah Kawasan Karts Pegunungan Utara Jawa" oleh Indah Asikin Nurani dari Balai Arkeologi DIY, mengemukakan bahwa Gua Kidang yang berada di kawasan Karst Blora hingga saat ini masih merupakan satu-satunya gua yang membuktikan indikasi pernah dihuni secara intensif dalam kurun waktu yang panjang. Tulisan kedua berjudul "Tinggalan Batu Dulang di Situs Alang Assaude, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku" oleh Karyamantha Surbakti dari Balai Arkeologi Maluku, mengemukakan bahwa masyarakat Maluku dikenal sebagai masyarakat yang sangat kental menjalankan tradisi termasuk penghormatan terhadap arwah leluhur. Aspek kemaritiman dalam arkeologi muncul dalam tulisan Ketut Wiradnyana (Balai Arkeologi Sumatera Utara) yang berjudul "aspek-aspek Kemaritiman di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi dari Masa Mesolitik Hingga Tradisi Megalitik", mengemukakan bahwa aspek kemaritiman tidak hanya menyangkut wilayah budaya pesisir saja, tetapi juga mempengaruhi budaya yang ada di dataran tinggi. Lucas Partanda Koestoro (Balai Arkeologi Sumatera Utara) dan M. Fadhlan S.I. (Pusat Penelitian Arkeologi Nasional) menggunakan ilmu geologi dalam penelitian arkeologi dan dituangkan dalam tulisan yang berjudul "Geologi Situs Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara", berdasarkan pengamatan diketahui bahwa pengambilan bahan batuan untuk bangunan-bangunan megalitik di Bawomataluo berdasarkan analisis petrologi diambil dari Sungai Batubuaya yang berjarak 1,5 km arah baratdaya dari Situs Bawomataluo. Tulisan terakhir ditulis oleh Muhammad Chawari dari Balai Arkeologi DIY berjudul "Spesifikasi dan Asal Sarana Pertahanan Asing yang Ada di Pulau Madura: Bunker Jepang VS Bunker Belanda".


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sumatera Utara : KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN  PUSAT PENELITIAN ARKEOLOGI NASIONAL  BALAI ARKEOLOG., 2016
Deskripsi Fisik
74
Bahasa
ISBN/ISSN
1410-3974
Klasifikasi
SDP - 930.1 (930 - 939)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?