Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SISTEM PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DESA TIANG TANJUNG PROPINSI KALIMANTAN BARAT
Penanda Bagikan

Text

SISTEM PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DESA TIANG TANJUNG PROPINSI KALIMANTAN BARAT

DR. MUDIYONO - Nama Orang;

SISTEM PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DESA TIANG TANJUNG PROPINSI KALIMANTAN BARAT
Di dalam masyarakat tradisional seperti di desa Tiang Tanjung, pendidikan tradisional mempunyai tujuan untuk memenuhi kepentingan-kepentingan nyata seperti : sopan santun pergaulan, sikap hormat terhadap orang yang lebih tua, keterampilan berladang, bekerja sama, memahami religi dan sebagainya.Nilai-nilai moral ditanamkan kepada anak-anak sejak awal agar setelah dewasa berpikiran, bersikap dan bertingkah laku seperti yang dikehendaki oleh tradisi. Sungguhpun demikian, dewasa ini sangat sedikit anak-anak muda yang memahami mitos-mitos dan syair-syair yang didendangkan oleh para pemuka adat. Kerukunan dan kesatuan sosial selama ini dapat terbina dengan baik karena faktor genealogis dan teritorial sebagaimana telah diungkapkan di muka. Selanjutnya faktor bahasa lokal yaitu bahasa Kendayan merupkan unsur kebudayaan yang mempermudah menyatukan pandangan-pandangan cita-cita. Sederetan faktor yang merubahnya dapat diungkapkan : Pendidikan sekolah yang semakin merata, ajaran-ajaran agama besar yang menyusup mengganti kepercayaan kuno, program-program pembangunan daerah yang memperoleh tempat bertijak di desa-desa dan sebagainya.Semua faktor itu akan menggeser identitas tradisi dan adat yang telah menjalani sejarah panjang dari generasi ke generasi. Pada gilirannya, kebudayaan asli yang telah diawetkan berabad-abad akan hilang terlebur ke dalam kebudayaan nasional yang sedang mencari bentuknya. Atau mungkin juga unsur-unsur kebudayaan tradisional masih dapat dilestarikan tetapi masing-masing telah lepas dari konteknya dengan kebudayaan asli.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Barat : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1991/1992
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2.2(300-31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?