Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of IDENTITAS ORANG JAWA  ORANG JAWA DI NAGARI KOTO BARU KECAMATAN LUHAK NAN DUO PASAMAN BARAT
Penanda Bagikan

Text

IDENTITAS ORANG JAWA  ORANG JAWA DI NAGARI KOTO BARU KECAMATAN LUHAK NAN DUO PASAMAN BARAT

EFRIANTO A - Nama Orang; UNDRI - Nama Orang;

Nagari Koto baru merupakan sebuah nagari yang dihuni oleh berbagai etnis, bahkan sebagai orang berpendapat kawasan ini adalah Indonesia mini. Kedatangan orang Jawa ke kawasan ini telah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Dalam konteks Nagari Koto Baru, orang Jawa yang datang pada periode awal ini bekerja untuk perkebunan Belanda di ophir. Mereka inilah yang menjadi orang pertama yang mendiami Nagari Koto Baru. Kelompok berikutnya Orang Jawa yang datang adalah ketika kawasan ini telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai lokasi penempatan transmigrasi. Perkembangan selanjutnya memperlihatkan bahwa transmigran yang ditempatkan dikawasan ini juga adalah para pensiunan tentara yang tidak ingin kembali ke Jawa, namun ingin bertahan di Sumatera Barat. Perkembangan selanjutnya ada orang Jawa yang datang di Koto Baru, bukan dari unsur militer namun mereka pindah untuk memanfaatkan lahan yang ada di Koto Baru. Orang Jawa yang datang melalui program transmigrasi kehidupan mereka lebih baik, sebab mendapat fasilitas dari pemerintah baik dalam bentuk rumah, alat pertanian, jatah hidup dan lahan. Pasca PRRI, kelompok mantan tentara inilah yang masih bertahan hingga saat ini dan menikmati suksesnya hidup sebagai petani, terutama pasca berkembangnya kawasan ini menjadi sentral perkebunan kelapa sawit  maka kehidupan orang Jawa di kawasan ini juga berkembang kearah lebih maju. Menariknya orang Jawa di Koto Baru masih mempertahankan tradisi dan budaya yang mereka miliki. Hampir seluruh aspek kehidupan mereka masih mempertahankan adat dan budaya Jawa. Salah satu tradisi yang masih mereka pertahankan hingga hari ini adalah tradisi bersih kampung atau ruwatan. Aspek bahasa masih mempertahankan bahasa Jawa, sebagai media komunikasi. Dalam tradisi perkawinan, kelahiran dan kematian mereka masih mempertahankan adat dan tradisi Jawa walaupun tidak semua tahapan bisa dilaksanakan. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KET - 305.8 (300-309) EFR I
Penerbit
Sumatera Barat : BPNB SUMATERA BARAT., 2016
Deskripsi Fisik
xvii + 165hlm; 15cm x 23cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-6554-00-0
Klasifikasi
KET - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?