Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BIOGRAFI TOKOH SENI
Penanda Bagikan

Text

BIOGRAFI TOKOH SENI

DWI RATNA NURHAJARINI, SRI RETNA ASTUTI - Nama Orang;

Dalam buku Biografi Tokoh Seni ini ada dua judul penelitian yang ditampilkan, yaitu (1) "Temu Sang Pelestari Seni Gandrung" oleh Dwi Ratna Nurhajarini. Tari gandrung merupakan salah satu aset kesenian tradisional yang dimiliki bangsa Indonesia dan menjadi ikonnya Banyuwangi. Gandrung dengan penari perempuan yang dipelopori Semi dari daerah Cungking baru muncul pada 1895, setelah Islam. Gandrung perempuan menggunakan pakaian khas yang akan menari dan menyanyi yang diiring 5 - 7 penabuh gamelan. Gandrung biasanya tampil di acara hajatan seperti sunatan dan perkawinan. Salah satu perempuan yang aktif melakukan gandrung yaitu Temu yang memiliki nama lahir Misti. Darah seninya berasal dari ayah, tetapi tidak disetujui oleh orang tuanya. Namun setelah terjun ke dunia seni tersebut, dedikasi dan komitmen untuk tetap menerus seni tradisi terus mengendap di hatinya. Dengan profesionalitas yang tinggi, mengantarkan ia menjadi primadona gandrung di Kemiren dan Banyuwangi. Dan dengan itu pula ia beberapa kali mendapatkan penghargaan. (2) "Pengabdian Dariyah Pada Tari Lengger" oleh Sri Retna Astuti. Dariyah sebagai salah satu penari lengger yang dilahirkan sebagai laki-laki, sehingga ia dikenal juga sebagai lengger lanang. Dari kecintaannya pada tari lengger, seluruh hidupnya ia abdikan pada tari lengger. Konsisten dan komitmennya untuk bisa melestarikan tari ini membuat inspirasi generasi muda dalam berkarya seni seperti yang dilakukan para mahasiswa dari Yogyakarta, Jakarta dan Semarang. Gelar maestro membuat seniman tari seperti Dariyah sering diajak pemerintah untuk mendukung program kebudayaan baik di dalam maupun di luar negeri. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
BSL - 927 (920-929) DWI B
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : BPNB YOGYAKARTA., 2013
Deskripsi Fisik
x + 130hlm; 16cm x 21cm; ILUS
Bahasa
ISBN/ISSN
602-17271-9-3
Klasifikasi
BSL - 927 (920-929)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?