Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT DAYAK HALONG DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KALIMANTAN SELATAN
Penanda Bagikan

Text

KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT DAYAK HALONG DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KALIMANTAN SELATAN

SISVA MARYADI DAN SEPTI DHANIK P - Nama Orang;

Mitos merupakan sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dari satu individu ke individu yang lain atau dari satu kelompok ke kelompok yang lain bahkan menjadi sarana komunkasi antara masa lalu dan masa kini. Secara umum cerita mitos berkembang luas di masyarakat nusantara, termasuk mitos yang berlangsung pada masyarakat Dayak Halong atau Dayak Meratus yang berada tidak jauh dari komunitas masyarakat Banjar yang merupakan suku terbesar di Kalimantan Selatan. Mitos yang berkembang dalam masyarakat Dayak Halong, dimana mitos-mitos yang ada mempengaruhi perilaku masyarakat Dayak Halong dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Keyakinan akan adanya kekuatan lain yang menghuni tempat-tempat tertentu di lingkungan sekitar dan pantang larang yang menyertainya mendasari masayarakat dalam bertindak. Menjaga hubungan yang harmonis dengan kekuatan lain tersebut harus dilakukan karena merupakan pemenuhan amanat nenek moyang mereka. Selain itu masyarakat Dayak Halong sepenuhnya menyadari apabila mereka adalah bagian dari alam dan bahkan menggantungkan hidupnya dari alam sehingga harus terus memperlakukan alam dengan baik. Ritual dengan memberikan sesaji, mematuhi pantang larang dan menghormati tempat keramat dengan tidak merusaknya merupakan usaha yang dilakukan mereka dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan para keramat/dewa. Masyarakat Dayak Halong percaya apabila mereka tidak mengganggu alam, maka alampun akan memberikan lebih kepada mereka. Oleh karena itu, mitos menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan alam sekitarnya. Dengan meyakini kebenaran mitos yang ada, lingkungan dimana masyarakat Dayak Halong hidup didalamnya tetap terjaga, tetap lestari sehingga mampu memberikan penghidupan kepada mereka. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Selatan : BPNB PONTIANAK., 2015
Deskripsi Fisik
105
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-356-080-6
Klasifikasi
KEA - 304.2 (300-309)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT DAYAK HALONG DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KALIMANTAN SELATAN
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?