Text
PATRAWIDYA SERI PENERBITAN PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 18 NO. 1
Patrawidya Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya Volume 18 Nomor 1 ini memuat beberapa artikel dalam bidang sejarah dan budaya. Artikel ini berasal dari kiriman berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Patrawidya edisi April 2017 ini memuat 9 (sembilan) artikel. Diantaranya Nazala Noor Maulany dan Noor Naelil Masruroh dengan judul Kebangkitan Industri Batik Lasem di Awal Abad XXI. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi dan peranan pengusaha pribumi dalam mengembangkan industri batik tulis di Lasem, yang selama ini pelaku utamanya adalah etnis Tionghoa. Retno Winarni mendiskusikan tentang asimilasi perkawinan antara orang-orang Cina dengan orang pribumi. Artikel yang juga sangat menarik dapat dijumpai dalam tulisan Baskoro Suryo Banindro yang mengkaji tentang aspek visual elemen rupa poster promosi wisata masa Kolonial Hindia Belanda tahun 1930 1940. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui mengapa budaya lokal digambarkan dengan pendekatan barat "art deco" yang modern. Pergelaran Ritual Seren Taun di Cigugur Kabupaten Kuningan Jawa Barat disajikan oleh Ing. Herry Subiantoro. Artikel lain yang mengisi edisi ini adalah tentang noken, salah satu kerajinan tradisional masyarakat Papua. Bagi orang papua noken tidak hanya berfungsi sebagai alat penyimpan, tetapi juga memiliki fungsi sosial, ekonomi, dan budaya yang ditulis oleh Januar. Rumah Tradisional Lamban Pesagi tulisan T. Dibyo Harsono turut mengisi edisi kali ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain