Text
ARSITEKTUR TRADISIONAL MAMASA
Ada beberapa peninggalan arsitektur tradisional yang dimiliki oleh suku Toraja di Kabupaten Mamasa, seperti rumah adat dengan berbagai tingkatannya, alang (lumbung padi) serta kuburan tua yang tradisional. Karya-karya arsitektur tradisional tersebut tersebar di berbagai tempat atau lokasi, baik berdiri sendiri maupun tergabung dalam suatu perkampungan atau atau perkampungan tradisional. Salah satu diantaranya yakni rumah-rumah adat, sebagian sudah ada yang mengalami pelapukan pada beberapa bagiannya, bahkan sampai punah karena termakan usia. Buku ini menguraikan tentang jenis-jenis bangunan yang berarsitektur tradisional Mamasa, prosesi mendirikan bangunan rumah tradisional, terutama rumah-rumah adat, serta terungkapnya makna-makna simbolik dari berbagai ragam hias yang teraplikasi pada bangunan-bangunan yang berarsitektur tradisional Mamasa itu, seperti rumah-rumah adat maupun lumbung (alang). Ragam hias yang terdapat pada bangunan-bangunan tradisional Mamasa, selain berfungsi untuk keindahan, di lain pihak mengandung makna-makna yang menjadi acuan kebudayaan penghuninya. Oleh karena itu pada setiap ragam hias terkandung arti yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan suatu masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain