Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SEJARAH DAN TRADISI LISAN ORANG TANIMBAR  SUATU PEMETAAN MEMORI KOLEKTIF SEBAGAI PEREKAT DAN IDENTITAS MASYARAKAT KEPULAUAN
Penanda Bagikan

Text

SEJARAH DAN TRADISI LISAN ORANG TANIMBAR  SUATU PEMETAAN MEMORI KOLEKTIF SEBAGAI PEREKAT DAN IDENTITAS MASYARAKAT KEPULAUAN

MARIANA LEMIER - Nama Orang; SUSANTO ZUHDI - Nama Orang; MARTHA MASPAITELA - Nama Orang; STENLY LOUPATTY - Nama Orang;

Sejarah lisan dan tradisi lisan di Kepulauan Tanimbar berakar dari memori kolektif yang tetap terpelihara dan diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Hal itu dibuktikan melalui temuan adanya pengakuan dan kesadaran saat penyampaian tuturan lisan bahwa mereka mewariskan semua pengetahuan dan pengalaman tersebut dari nenek moyang atau leluhur yang kemudian mengingatkan pula untuk terus mewariskannya kepada generasi selanjutnya. Berdasarkan hasil analisis, hubungan antara sejarah lisan dan tradisi lisan memiliki keterkaitan dan saling melengkapi. Contohnya dalam penuturan sejarah asal usul dan sejarah terbentuknya masyarakat Tanimbar juga mengangkat nangin/cerita tokoh legendaris Atuf serta menyinggung kisah tenggelamnya Pulau Bersadi. Demikian pula dalam wujud warisan budaya lainnya sebagai penyimpan gagasan dan pengetahuan yang diturunkan secara lisan seperti tarian, nyanyian, seni ukir patung kayu, dan seni kuliner berupa tradisi bakar batu masih dapat ditemui kaitan dengan tuturan sejarah dan cerita. Tradisi lisan orang Tanimbar juga dapat dijadikan sebagai sumber penulisan sejarah, khususnya sejarah lokal karena dari beragam tradisi lisan akan diperoleh fakta sosial-budaya yang merupakan struktur ingatan dan pengalaman masyarakat. Kajian tradisi lisan seperti nangin dan foruk, serta tradisi lisan yang terwujud dalam pengetahuan hukum adat atau monument bersejarah yang tersebar di wilayah Kepulauan Tanimar.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKE - 900 (900-909) SUS S
Penerbit
Maluku : BPNB AMBON., 2015
Deskripsi Fisik
v + 117hlm; 14,8cm x 21cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKE - 900 (900 - 909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?