Text
KULTUR, MULTIKULTUR, POSTKULTUR KERAGAMAN BUDAYA DAN IMPERIALISME KAPITALISME GLOBAL
Buku ini mengajak untuk merenungkan secara kritis setiap diskursus kebudayaan yang muncul, termasuk isu pluralisme dan multikulturalisme itu sendiri. Pluralisme dan multikulturalisme merupakan sebuah refleksi terhadap sebuah kenyataan yang terdiri atas beragam warna kebudayaan. Sebagai idola negara dunia ketiga, wacana postkolonial dipahami sebagai pemikiran yang memberi daya emansipasi terhdap warga terjajah. Wacana ini digadang-gadang sebagai perkakas yang manjur untuk keluar dari dominasi diskursus kebudayaan yang dikonstruk oleh nalar kolonial. Wacana postkolonial lahir dan dihembuskan oleh para pemikir yang hidup dan besar di negeri-negeri imperialis. Dengan demikian, diskursus kebudayaan apapun, baik pluralisme, multikulturalisme maupun postkolonialisme, tidak bisa serta merta diterima sebagai bentuk emansipasi terhadap warga negara terjajah. Bisa jadi, wacana yang nampak berpihak itu merupakan bentuk hegemoni baru. Buku Kultur, Multikultur, Postkultur Keragaman Budaya dan Imperialisme Kapitalisme Global ini mengkritisi konsep-konsep kebudayaan yang telah mapan melalui teks-teks etnografis dengan konteks ruang dan waktu tertentu, salah satunya tentang Indonesia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain