Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of NADITIRA WIDYA BULETIN ARKEOLOGI VOL. 10 NO. 2 
Penanda Bagikan

Text

NADITIRA WIDYA BULETIN ARKEOLOGI VOL. 10 NO. 2 

TIM PENYUSUN - Nama Orang;

Buletin Arkeologi Vol. 10 No. 2 ini terdapat 6 (enam) judul tulisan. Meliputi, tulisan Indah Asikin Nurani membahas mengenai temuan-temuan arkeologi di Dolina Kidang dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam pandangannya, telah terjadi hunian berulang di situs tersebut yang dibuktikan oleh adanya temuan rangka manusia dan temuan arkeologi yang berupa spatula (peralatan dalam mempertahankan hidup). Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan (kepurbakalaan) umumnya dilakukan dengan kajian-kajian dengan maksud mengungkap sejarah dan budaya masa lalu. Nia Mariati Etie Fajari juga melakukan itu terhadap temuan artefak batu di Liang Ulin 2 di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, temuan artefak batu di situs tersebut terdiri atas dua kelompok yaitu alat dan bukan alat. Masih dalam rangka mengungkap sejarah dan budaya masa lalu, Ulce Oktrivia membahas mengenai teknologi, bentuk, fungsi dan motif tenun hias temuan tembikar di halaman Istana Sintang. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pembentukan tembikar dilakukan dengan menggunakan teknik spiral, tekan/pijit, tatap pelandas, roda putar lambat dan cepat, serta gabungan teknik tekan dan roda putar. Dalam upaya mengetahui pendukung budaya, Sunarningsih melakukan penelitian di Situs Jangkung yang berada di tepi sungai, salah satu anak Sungai Tabalong. Hasil penelitiannya memastikan bahwa Situs Jangkung sebagai hunian komunitas Maanyan. Pernyataan yang masih remang-remang mengenai bentuk dan fungsi Sumur Putaran di Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan juga dicoba diungkap oleh Ulce Oktrivia dan Nugroho Nur Susanto. Guna mengungkap hal tersebut, penelitan Sumur Putaran pada tambang Oranje Nassau dilakukan berdasarkan data lapangan, pustaka, serta gambar/foto lama. Para penulisnya menyimpulkan bahwa fungsi Sumur Putaran adalah sebagai rumah mesin. Sementara itu, berdasarkan peran untuk memungkinkan memberi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, Hartatik mencoba mengulas mengenai eksistensi rumah adat Banjar dalam pembangunan yang berkelanjutan. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Selatan : BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN., 2016
Deskripsi Fisik
158
Bahasa
ISBN/ISSN
1410-0932
Klasifikasi
051 (050-059)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?