Text
JANTRA JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL V NO 9 JUNI 2010
Jantra Vol V No 9 memuat sepuluih artikel dengan tema Ekonomi Kreatif. Adapun sepuluh artikel tersebut : Industri Kreatif Limbah Tempurung Kelapa ditulis oleh Taryati, yang menbahas tentang limbah tempurung yang dahulunya hanya dipakai sebagai bahan bakar, ternyata berkat kreativitas dari seorang pengrajin dapat dibuat beberapa asesoris yang cukup menarik dan bermanfaat serta bisa menambah penghasilan bagi para pengrajin. Emiliana Sadilah menulis tentang Industri Kreatif Berbasis Ekonomi Kreatif, yang menjelaskan tentang limbah tumbuhan eceng gondok yang banyak terdapat di sekitar danau Toba dengan kreativitas dari masyarakat bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar kertas dan bisa mengatasi masalah lingkungan. Endah Susilantini menulis tentang Pengrajin Patung Primitif Desa Tamanan Banguntapan Bantul, dijelaskan disni bahwa adanya pengrajin patung di desa ini berkat kreativitasnya bisa memulihkan ekonomi masyarakat yang hampir terpuruk karena adanya gempoa beberapa tahun lalu, bahkan bisa menjadi salah satu aset daerah.
Ambar Adrianto menulis tentang Profil Seni Patung Jalanan di Yogyakarta mengungkapkan tentang bagaimana pematung jalanan berkarya, meskipun hasil karyanya dipajang di pinggir-pinggir jalan, namun tetap memperhatikan etika dan ternyata bisa menambah keindahan kota tersebut. Ketahanan Pangan Penduduk Eks-Karesidenan Besuki Dalam kajian Sejarah yang ditulis oleh Nawiyanto dan IG. Krisnadi, yang menyoroti tentang kreativitas masyarakat dalam mengembangkan keanekaragaman pangan sebagai penyangga ketahanan pangan di wilayah mereka. Siti Munawaroh menulis tentang MandiriDengan Ekonomi Kreatif, yang menguraikan bagaimana masyarakat Desa Karangtengah Imogiri Bantul setelah adanya gempa beberapa tahun lalu bisa bangkit kembali melalui ekonomi kreatif kasiutri yang dibina oleh Koperasi Catur Makarya.
Sarung Tenun Samarinda, Coba Bertahan dan Berinovasi yang ditulis oleh Neni Puji Lestari, yang menguraikan tentang bagaimana para perajin tradisional berinovasi agar produknya bisa tetap eksis, lestari dan bisa bersaing dengan produk buatan pabrik. Tulisan Ernawati Purwaningsih yang berjudul Pengembangan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Candirejo, menguraikan tentang potensi wisata yang ada di desa tersebut dan bagaimana masyarakat bisa mengembangkan ekonomi kreatif untuk menjadikan desanya menjadi desa wisata. Perkembangan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, oleh Sukari, menguraikan tentang usaha kerajinan bambu di desa tersebut tidak bisa punah dan bisa lestari karena adanya peningkatan keterampilan pengrajin dan pelatihan yang bisa meningkatkan kualitas dan inovasi kerajinan bambu. Isni Herawati menulis tentang Pemanfaatan Rumput Laut Pada Masyarakat Pesisir atau Masyarakat pantai, menguraikan tentang kegiatan masyarakat pantai dalam membudidayakan rumput laut yang ternyata dapat dipakai sebagai bahan dasar kosmetik, obat-obatan, makanan dan lain sebagainya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain