Text
ISTANA KEPRESIDENAN REPUBLIK INDONESIA BOGOR
Istana Bogor terletak di pusat Kota Bogor, Jawa Barat, lebih kurang 60 kilometer dari Jakarta. Istana Bogor terletak pada ketinggian 290 meter dari permukaan laut dan lokasi ini berhawa sejuk, sangat tepat sebagai tempat beristirahat dari kesibukan Kota Jakarta. Tidaklah salah lokasi ini pada tahun 1745 dipilih oleh Gubernur Jenderal G W Baron van Imhoff untuk mendirikan pesanggrahan, yang dalam perkembangannya kini disebut Istana Bogor. Kompleks Istana Bogor saat ini terdiri atas gedung induk, gedung sayap kanan, dan sayap kiri serta enam paviliun. Salah satu bangunan yang termasuk dalam tanggung jawab pengelolaan istana kepresidenan Bogor adalah Pesanggrahan Pelabuhan Ratu, meskipun lokasinya cukup jauh dari lokasi Istana Bogor. Seperti fungsi istana-istana kepresidenan lainnya, fungsi Istana Bogor adalah sebagai kantor dan kediaman resmi Presiden. Banyak peristiwa penting dan bersejarah terjadi di istana ini, diantaranya Konferensi Lima Negara pada 28-29 Desember 1945. Bagian-bagian yang ada di Istana Bogor ini meliputi : 1) Gedung Induk, merupakan ruangan terdepan Istana Bogor yang sering dipakai untuk menerima tamu. Ruangan ini disebut Ruang Teratai karena disalah satu dindingnya terdapat lukisan bunga teratai karya C.L. Dake, Jr. tahun 1952. Dibelakang Ruang Teratai terdapat Ruang Garuda. 2) Gedung Sayap Kanan dan Geung Sayap Kiri, Gedung Sayap Kanan disediakan bagi tamu negara yang bermalam di Istana Bogor. Bagian ini terdiri atas beberapa raung tidur. Gedung Sayap Kiri sekarang diperuntukkan bagi para menteri yang menyertai tamu negara. Salah satu ruangan yang ada disini dianamakan Ruang Konferensi karena ruang ini pernah dipakai untuk Konferensi Lima Negara tahun 1954. 3) Bangunan-bangunan lain, terdiri dari Paviliun Dyah Bayurini, Paviliun Amarta, Paviliun Madukara, Paviliun Pringgondani, Paviliun Dwarawati dan Paviliun Jodipati.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain