Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI KINDAI ETAM VOL. 2 NO. 1 NOVEMBER 2016
Penanda Bagikan

Text

JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI KINDAI ETAM VOL. 2 NO. 1 NOVEMBER 2016

TIM PENULIS - Nama Orang;

Jurnal Kindai Etam Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016 ini mengusung tema "Arkeologi Keruangan dan Tradisi". Arkeologi keruangan adalah sebuah pendekatan yang mengkaitkan hubungan antara lokasi dan tinggalan arkeologi terutama dalam konteks bentuk, fungsi dan persebarannya. Adapun tradisi dalam pengertian arkeologi merupakan budaya dari masa prasejarah yang berlanjut hingga masa kini. Secara kewilayahan, isi jurnal edisi ini mencakup tiga pulau besar yaitu Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Dari lima artikel yang mengisi jurnal ini, dua diantaranya membahas tentang arkeologi keruangan, yaitu tulisan Sondang Martini Siregar tentang sebaran situs-situs Hindu-Budha dan jalur perdagangan di Sumatera Selatan. Serta artikel Nia Marniati Etie Fajari tentang survei arkeologi di Pulau Laut, Kotabaru Kalimantan Selatan. Artikel Sondang yang mengawali jurnal ini melacak jejak jalur perdagangan pada masa Hindu-Budha di Sumatera Selatan berdasarkan persebaran situs-situs Hindu-Budha di wilayah tersebut. Artikel kedua, Nia Marniati Etie Fajari menulis tentang sebaran situs-situs di Pulau Laut yang merupakan situs lintas masa, yaitu dari masa prasejarah, Islam hingga Kolonial. Artikel ketiga dan keempat membahas tradisi dengan pendekatan arkeologi keruangan, yaitu artikel tentang tinggalan arkeologi pada tempat-tempat sakral di Karawang, Jawa Barat yang ditulis oleh Libra Hari Inagurasi, dan artikel tentang tradisi di DAS Barito Kalimantan Tengah yang ditulis oleh Nugroho Nur Susanto. Berdasarkan tinggalan budayanya, Libra menggambarkan keberlangsungan religi masyarakat Kerawang sebelum kedatangan Islam hingga kini. Pada jurnal ini, Nugroho Susanto memfoluskan penelitiannya di Hulu Sungai Barito, yaitu di Kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan. Jurnal ini ditutup dengan tulisan Nasruddin tentang peranan manik-manik pada suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Dengan pendekatan etnoarkeologi, Nasrudin menggambarkan fungsi manik-manik dalam sistem sosial masyarakat Dayak Ngaju.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Selatan : BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN., 2016
Deskripsi Fisik
78
Bahasa
ISBN/ISSN
2541-1292
Klasifikasi
051 (050-059)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?