Text
JANTRA JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL 8 NO 1 JUNI 2013
Jantra Vol 8 No 1berisi sepuluh artikel tentang sejarah dan budaya. Adapun ke sepuluh artikel ini masing-masing yaitu :
"Nilai Budi Pekerti dalam Pementasan Seni Tradisional Dames," yang ditulis oleh Arifin Suryo Nugroho yang menguraikan tentang kesenian atau Tari
Dames yang ada di wilayah Banyumas. "Pendidikan Budi Pekerti dalam Seni Drama Tradisional," yang ditulis oleh Siti Munawaroh menguraikan tentang budi pekerti yang terkandung dalam seni drama tradisional. "Dimensi Budi Pekerti dalam Revitalisasi Wayang Golek Menak Yogyakarta," yang ditulis oleh Dewanto Sukistono menguraikan tentang keberadaan dan pasang surut wayang Golek Menak yang ada di Yogyakarta serta pesan budi pekerti yang ada di dalamnya. "Ngringkes, Presentasi Atas Pesan Pendidikan," yang ditulis oleh Galih Suryadmaja menguraikan tentang garap pada seni tradisi Jemblungan yang disesuaikan dengan kondisi masa sekarang. "Seni Karawitan : Pendidikan Budi Pekerti," ditulis oleh Noor Sulistyobudi menguraikan bahwa seni karawitan sebagai salah satu musik tradisional yang mampu menciptakan kehalusan budi pekerti. "Nilai Gotong Royong dan Tenggang Rasa dalam Kothekan Lesung Banyumasan," yang ditulis oleh Ipong Jazimah menguraikan bahwa seni tradisi KothekanLesung berawal dari kegiatan masyarakat menumbuk padi dengan lesung dan alu. "Praktik 'Karakterisasi' dalam Pendidikan Melalui Seni Pertunjukkan : Perspektif Kepengaturan," yang ditulis oleh Nur Rosyid menguraikan bahwa pendidikan budi pekerti di sekolah dapat diberikan melalui pelajaran seni pertunjukkan. "Wayang Kulit Sebagai Media Pendidikan Budi Pekerti," yang ditulis oleh Ferdi Arifin menguraikan bahwa pertunjukkan wayang kulit mengandung tuntunan budi pekerti yang dapat ditransformasikan kepada masyarakat. "Kesenian Dongkrek, Pandangan Dunia dan Nilai Kebijaksanaan," yang ditulis oleh Rohman berbicara tentang makna filosofis kesenian dongkrek sebagai media untuk mengajarkan budi pekerti. "Wayang Kancil dan Pendidikan Budi Pekerti," ditulis oleh Yustina Hastrini Nurwanti menguraikan tentang pendidikan budi pekerti yang tersirat dalam pertunjukkan wayang kancil.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain