Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BERKALA ARKEOLOGI VOL. 36 NO. 2 NOVEMBER 2016
Penanda Bagikan

Text

BERKALA ARKEOLOGI VOL. 36 NO. 2 NOVEMBER 2016

TIM PENYUSUN - Nama Orang;

Jurnal Berkala Arkeologi Vol 36, Edisi Nomor 2, November 2016 ini menampilakan dengan komposisi 3 (tiga) tulisan hasil penelitian Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta, satu tulisan dari Balai Arkeologi Maluku, dan satu tulisan lainnya dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Artikel pertama adalah artikel berbahasa Inggris dari Rr. Tri Wurjani, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan judul "The Continuing Tradition of Austronesian Culture at Lima Puluh Koto, West Sumatera" manmpilkan hasil penelitian mengenai sejarah kebudayaan melalui adaptasi kaum migran dalam perspektif diaspora Austronesia di kawasan Lima Puluh Koto, Sumatera Barat. Sofwan Noerwidi, Siswanto, dan Harry Widianto menampilkan hasil penelitian terbaru yang sangat signifikan berupa penemuan "Primata Besar di Jawa: Spesimen Baru Gigantopithecus dari Semedo. Dalam penelitian ini dilakukan studi morfologi guna mengungkap identitas spesies dan posisi taksonomi spesimen yang ditemukan di situs Semedo. Sumbanagn pemikiran berasal dari Gunadi Kasnowihardjo, mengenai Kontribusi Hasil Penelitian Arkeologi dalam Program "Kebhinekaan Sebagai Pemersatu Bangsa". Tulisan ini mendiskusikan peran arkeologi dalam pemahaman tentang jatidiri dan ideologi bangsa. Syahruddin Mansyur, dari Balai Arkeologi Maluku menampilkan hasil penelitian berupa Pengaruh Megalitik di Situs-situs Pertahanan Tradisional Masa Kolonial Awal di Maluku. Penelitian ini dilakukan di tiga situs yaitu situs Bukit Amaiha, situs Bukit Wawani, dan situs Bukit Kapahaha. Tulisan terakhir mengenai Benteng Van Den Bosch, Ngawi: Temuan Landasan Jembatan Angkat dan Alat-alat Kebutuhan Sehari-hari, adalah hasil penelitian Muhammad Chawari dari Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta. Karya tulis ini merupakan hasil penelitan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, Jurusan Arkeologi-UGM, dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur. Penelitian ini menghasilkan data baik tentang aspek bangunan benteng maupun artefak yang menyertainya.  


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA., 2016
Deskripsi Fisik
214
Bahasa
ISBN/ISSN
0216-1419
Klasifikasi
051 (050-059)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?