Text
PATRAWIDYA SERI PENERBITAN PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL 10 NO 2 JUNI 2009
Patrawidya Vol 10 No 2 Juni 2009 membahas tulisan tentang masa revolusi yang menitikberatkan pada kiprah seorang pemimpin dalam membawa pasukannya menjadi pembuka edisi kali ini. Tulisan ini membawa para pembaca melihat perjalanan gerilya Slamet Riyadi. Tulisan tentang infrastruktur di Kota Semarang menyajikan gambaran bahwa keberadaan bangunan infrastruktur kota ternyata dapat menunjukkan perjalanan sejarah sebuah kota. Tulisan lain menyajikan tentang aset budaya yang ada di kalangan masyarakat.Terbang Kencer sebuah seni pertunjukan tradisional dari daerah Pemalang yang kental dengan budaya Islam ini keberadaannya di masyarakat dapat dikatakan hidup segan mati tak mau. Keberadaan Terbang Kencer, kiranya agak berbeda dengan kehidupan tradisi di Banyuwangi yakni tradisi Macaan Lontar. Sebuah aktivitas yang dapat dikatakan sebagai arena internalisasi dan sosialisasi nilai yang terkandung dalam Serat Yusup. Kegiatan tradisi lisan seringkali tampil dalam acara daur hidup juga upacara ider bumi. Buku ini juga menampilkan model pelayanan kesehatan yang ada di Kecamatan Karimunjawa, dengan fokus kajian pada pelayanan kesehatan secara tradisional. Ziarah ke makam orang yang dikeramatkan seperti ziarah ke makam Yosodipura I menjadi sebuah tradisi masyarakat. Para penziarah mempunyai keyakinan bahwa jika mereka mendoakan, maka mereka nantinya juga kaan memperoleh barokah dari yang didoakan. Banyaknya arus wisatawan di daerah Tengger membawa dampak bagi masyarakat sekitar, yang terlihat dari banyaknya homestay yang muncul. Dampak positif dalam bidang ekonomi dapat dinikmati oleh warga, disamping itu dampak negatif juga muncul. Bagaimana dampak positif dan negatif itu dikelola masyarakat untuk mendapatkan solusi yang tepat, dapat ditemukan dalam tulisan ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain