Text
PATRAWIDYA SERI PENERBITAN PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL 10 NO 1 MARET 2009
Patrawidya Seri Sejarah dan Budaya Vol 10 No 1 Maret 2009 memuat beberapa tulisan dalam bidang sejarah dan budaya. Tulisan Nurdiyanto membahas tentang peristiwa revolusi di tingkat lokal, yang secara detail menguraikan kerja sama antara masyarakat dengan TNI dalam mempertahankan kemerdekaan. Tulisan lainnya membahas tentang sejarah seni pertunjukkan dan biografi seorang seniman. Pertunjukkan Singo Ulung dan eksistensinya dalam kehidupan masyarakat Bondowoso menjadi fokus uraian Sri Retna Astuti. Semangat berkesenian, kiprah di masa perjuangan kemerdekaan ataupun setelah kemerdekaan, hasil karya dan pemikiran Rusli menjadi perhatian Yustina Hastrini Nurwanti. Sebuah karya imamat yang tidak hanya berupa pendalaman Agama Nasrani tetapi juga berupa pendampingan di masyarakat dalam bidang peternakan dan perkebunan yang dilakukan Ordo Trappist di Rowoseneng menjadi fokus tulisan Hisbaron Muryantoro. Taryati dan Emiliana sadilah menulis tentang kearifan lokal yang dimiliki masyarakat pertanian. Petani dengan pengetahuan yang dimilki secara turun temurun ternyata mampu berdialog dengan lingkungan. Manfaat dan hasil dapat dinikmati, dan alampun kelestariannya terjaga. Christriyati Ariani menulis tentang festival budaya yang dilakukan masyarakat Nitiprayan. Festival budaya dengan menampilkan berbagai atraksi seni budaya pedesaan sebagai acara tahunan warga Dusun Jomegatan, Nitiprayan dan Gumuk menjadi sebuah cara yang efektif sebagai media untuk menggali, mengembangkan serta melestarikan seni tradisi. Sebuah bentuk budaya hibrid hasil dari persentuhan budaya berbagai etnik yang ada di Bawean, ditulis oleh Sumintarsih.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain