Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KISAH SI MOMOSAN DARI SIPIROK SERI I
Penanda Bagikan

Text

KISAH SI MOMOSAN DARI SIPIROK SERI I

DRA. KENCANA SEMBIRING PELAWI - Nama Orang;

KISAH SI MOMOSAN DARI SIPIROK SERI I

Naskah ini merupakan hasil karya lisan daerah Tapanuli, khususnya berasal dari daerah Batak Angkola dan Sipirok yang pada masa lampau masih merupakan cerita yang disampaikan dari mulut ke mulut dengan penuh variasi sesuai kehendak jiwa masyarakatnya pada masa itu. Dalam naskah cerita Si Momosan ini kita akan memperoleh gambaran masyarakat daerah Angkola dan Sipirok yang dinamis, haus akan kemajuan ilmu pengetahuan dan mempunyai cita-cita luhur, serta bersifat gotong royong. di samping itu naskah ini juga memuat tentang adat istiadat yang tidak dapat ditinggalkan begitu saja dan telah berakar dalam masyarakat. Gaya bahasa yang dipakai dalam naskah ini cukup menarik, mapan dan betul-betul mencerminkan keadaan gejolak jiwa penokohannya. Naskah ini menceritakan tentang seorang yang selalu patuh mengikuti nasehat-nasehat orang tuanya. Pada cerita pertama dikisahkan seorang ayah yang bernama si Tagor dan istrinya bernama Haida sedang menantikan kelahiran anak pertama. Pada hari yang indah, sewaktu bulan purnama lahirlah anak pertama mereka, seorang laki-laki dan di beri nama Si Momosan. Pemberian nama ini diadakan dengan mengikuti adat istiadat yang berlaku di daerah mereka. Cerita Si Momosan tidak terpisahkan dari hidup dan kehidupan masyarakat Batak Mandailing. Adapun sistem nilai sosial budaya yang tercermin dalam naskah cerita ini antara lain dapat dirumuskan menjadi : 1. Nilai Sosial yaitu nilai-nilai yang didapatkan dalam kehidupan sosial berkenaan dengan konsep dan hakekat tata aturan hidupbermasyarakat. 2. Nilai Pengetahuan dan Kepercayaan. 3. Nilai Seni dan Kesusastraan dimana antara seni dan sastra adalah bagian yang tidak terpisahkan karena kedua bidang karya tersebut mengandung rasa keindahan. 4. Nilai Religius adalah nilai budaya yang didapatkan khusus dalam suatu sistem kepercayaan, terutama berkenaan dengan sikap dan hakekat hidup masyarakatnya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
NKU-091 (090-099) KEN K
Penerbit
Sumatera Utara : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA., 1999
Deskripsi Fisik
187 hlm; 14cm x 21cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NKU-091 (090-099)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?