Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of WASTRA TENUN KALIMANTAN SELATAN
Penanda Bagikan

Text

WASTRA TENUN KALIMANTAN SELATAN

DWI PUTRO SULAKSONO - Nama Orang;

Ratusan tahun para penenun telah berada di dalam akulturasi budaya di Pagatan. Hal ini terlihat pada motif-motif yang tertuang pada Tenun Pagatan hingga akhirnya tenun memiliki jati diri sendiri sebagai bagian sejarah kehidupan di Pagatan. Tenun yang dihasilkan para perempuan Pagatan berupa tenun ikat dan songket (sobe). Tenun ini lebih dikenal sebagai Tenun Pagatan karena berasal dari Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu. Tenun ini merupakan bukti jejak migrasi suku bangsa Bugis di Pagatan sejak ratusan tahun yang lalu. Beberapa pemetaan dilakukan yaitu jumlah penenun, sebaran penenun, tingkat keahlian mereka, produktivitasnya, aset teknologi dan pemasaran produk. Terdapat kurang lebih 80 pengrajin yang terlibat dari proses awal hingga akhir pembuatan tenun. Berdasar pada pemetaan tahun 2015, mereka tersebar di 8 Desa Kecamatan Kusan Hilir yaitu Manurung, Mudalang, Mattone Kampung Baru, Sepunggur, Saring Sungai Binjai, Batarang, Barugelang dan Salimuran. Pengrajin juga ditemukan di Kota Pagatan dan Simpang Empat Batu Licin. Menenun sebenarnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari perempuan di Pagatan. Di setiap rumah pasti di temukan alat-alat tenun. Menuju tahun1990 hingga awal tahun 2000-an kegiatan menenun meredup dan menghilang. Situasi yang menyedihkan ini membuat pemerintah bergerak cepat untuk menyelamatkannya. Kegiatan studi banding, peningkatan kapasitas teknis penenunan, pelatihan pewarnaan alam dan promosi semakin gencar dilakukan. Produktivitas para penenunpun lambat laun dapat dipantau. Saat ini mereka terhimpun sebagai anggota Koperasi Tenun Pertiwi di Manurung, Koperasi Soraja di Sepunggur dan Kelompok Usaha Tenun Desa saring Sungai Binjai. para penenun di setiap desa secara rutin saling mengunjungi, bertukar pengalaman dan keahlian.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RKE - 746.1 (740-749) DWI W
Penerbit
Kalimantan Selatan : PUSTAKA BANUA., 2015
Deskripsi Fisik
139 hlm; 16cm x 23cm;
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-9864-35-9
Klasifikasi
RKE - 746.1 (740-749)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?