Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PEMBANGUNAN PELABUHAN SURABAYA DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI DI SEKITARNYA PADA ABAD XX
Penanda Bagikan

Text

PEMBANGUNAN PELABUHAN SURABAYA DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI DI SEKITARNYA PADA ABAD XX

SRI RETNA ASTUTI - Nama Orang; DWI PUTRA - Nama Orang; NURDIYANTO - Nama Orang;

Aspek yang menyebabkan pemerintah kolonial membangun pelabuhan yang modern di Surabaya menggantikan Pelabuhan Kalimas adalah adanya kegiatan perdagangan di Surabaya yang terus meningkat baik dari sektor ekspor maupun impor. Komoditas ekspor melalui Pelabuhan Surabaya di dominasi oleh gula. Hal itu karena dukungan daerah hinterland Surabaya yang merupakan daerah produsen tanaman tropis. Perdagangan di Surabaya yang melalui Pelabuhan Kalimas pada akhirnya tidak mampu mendukung pesatnya perdagangan yang membutuhkan sarana dan prasarana transportasi, pergudangan bongkar muat yang cepat dan efektif. Setelah melalui pembahasan yang panjang, akhirnya pemerintah Hindia Belanda membangun pelabuhan baru yang modern. Pemerintah mengelola pelabuhan dalam sistem havenbedrif (usaha pelabuhan) dibawah wewenang Burgelijke Openbare Werken (BOW). Pembangunan pelabuhan yang pesat di awal abad XX terhenti tatkala Jepang menguasai Jawa. Kondisi pelabuhan beserta fasilitasnya banyak yang rusak akibat perang. Masa kemerdekaan pun pemerintah RI belum segera mampu memperbaiki dan mengembangkan pelabuhan. Pembangunan fisik baru dimulai setelah tahun 1970 an, sementara perdagangan dan pelayaran baru menunjukkan kemajuan di akhir tahun 1960 an. Bersamaan dengan itu pemerintah mengembangkan industri maritim dengan menghidupkan Marine Etablissement dan Droogdok Maatschappij dan kegiatan yang dinamis di pelabuhan Surabaya menjadikan daearah sebagai salah satu daerah tujuan bagi pencari kerja. Oleh karena itu namanya berubah menjadi PT. PAL dan PT. DOK dan Perkapalan. Pelabuhan Surabaya sebagai pusat perdagangan sejak masa kolonial menjadi tumpuan bagi para pencari kerja baik sebagai pekerja tetap ataupun pekerja lepas. Disamping itu juga membuka peluang bagi pedagang untuk mencari rezeki di pelabuhan. Sementara kegiatan di Pelabuhan Tanjung Perak difungsikan sebagai pelabuhan samudra , Kalimas tetap hidup sebagai pelabuhan rakyat.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SSO - 900 - (900 - 909) SRI P
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : BPNB DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA., 2016
Deskripsi Fisik
xii + 152 hlm; 16cm x 23cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-62-4
Klasifikasi
SSO - 900 (900-909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?