Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of TRADISI BAPONGKA ORANG BAJO DAN EKSISTENSINYA DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LAUT YANG LESTARI STUDI
Penanda Bagikan

Text

TRADISI BAPONGKA ORANG BAJO DAN EKSISTENSINYA DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LAUT YANG LESTARI STUDI

STEVEN SUMOLANG - Nama Orang;

TRADISI BAPONGKA ORANG BAJO DAN EKSISTENSINYA DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LAUT YANG LESTARI STUDI KEPULAUAN TOGEAN, SULAWESI TENGAH
Orang Bajo atau Bajau atau juga disebut Sama bagi masyarakat Bajo sendiri telah melakukan tradisi Bapongka yang diwariskan nenek moyangnya sedia kala, sehingga tradisi inilah yang membuat mereka berkelana kemana-mana dan menetap di daerah penangkapan hasil laut mereka. Tradisi Bapongka adalah menangkap hasil laut bapongka atau melakukan pongka adalah suatu kegiatan melaut khas masyarakat Bajo atau Bajau di kepulauan Togean yang telah dilakukan sejak lama. Mereka pergi ke satu tempat di luar kampungnya untuk mencari hasil laut selang berhari-hari hingga berminggu-minggu secara berkelompok. Pembentukan kelompok kecil bapongka lebih sering dilakukan berdasarkan kedekatan hubungan. Pada saat bapongka perlengkapan yang dibawa seperti bahan makanan, lampu petromaks, tempat air, perlengkapan memasak dan makan dst. Mereka mempercayai adanya Mbo di setiap bagian lautan, jika sembarangan dan tidak mengikuti tradisi yang ada maka Mbo bisa menyebabkan bahaya atau malapetaka bagi nelayan. Kini tradisi ini mulai terjadi perubahan berkaitan dengan tradisi Bapongka yang erat kaitannya dengan pelestarian lingkungan laut. Eksistensi tradisi bapongka sebagai tradisi yang mengandung nilai kearifan terhadap alam yang lestari, telah mengalami pergeseran, meski keyakinan akan adanya roh penguasa laut yang ada dalam bagian-bagian lautan masih ada dalam benak orang Bajo yang tidak terlepas dari keterikatannya dengan alam laut.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sulawesi Tengah : KEPEL PRESS., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-1228-76-0
Klasifikasi
5.1.2 (39
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?