Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ETNOGRAFI MASYARAKAT SAMIN DI BOJONEGORO (POTRET MASYARAKAT SAMIN DALAM MEMAKNAI HIDUP)
Penanda Bagikan

Text

ETNOGRAFI MASYARAKAT SAMIN DI BOJONEGORO (POTRET MASYARAKAT SAMIN DALAM MEMAKNAI HIDUP)

SITI MUNAWAROH - Nama Orang; CHRISTRIYATI ARIANI - Nama Orang; SUWARNO - Nama Orang;

Masyarakat Samintermasuk sub suku Jawa dan merupakan suatu bentuk pengelompokan masyarakat yang didasarkan pada ajaran dan pandangan hidup khas atau tertentu dengan komunitas lain (masyarakat Jawa di sekitarnya). Masyarakatnya masih memegang teguh ajaran yang diturunkan atau masih kuatnya mentaati ajaran leluhurnya (Saminisme) hingga kini. Istilah Samin diartikan sami-sami amin, dari konsep ini bahwa semua warga masyarakat Samin harus bersama-sama menyatu dalam satu ajaran yang sama. Unsur kebersamaan, satu, menyatu, persatuan menjadi kunci utama bagi masyarakat Samin untuk menjalani hidup. Oleh karenanya, bagi warga masyarakat Samin sesama manusia dianggap seperti saudara, sedulur: sehingga muncul konsep bahwa duweku yo duwekmu; duwekmu yo duweku (milikku juga milikmu; milikmu juga milikku). Dalam hubungannya dengan sesama masyarakat telah adanya hukum yang mengatur tentang hukum ucapan, perilaku, pelaksanaan. Kaitannya dengan hubungan dengan alam, pedoman yang masih tetap dijalankan adalahmereka saling menjaga keharmonisan antara manusia dan alam lingkungannya, bekerjasama dan saling percaya. Masyarakat Samin dalam memaknai terhadap adanya Sang Pencipta (Tuhan) melalui pemikiran yang sangat sedrehana. Artinya, Sang Pencipta adalah Dia yang melahirkan adanya manusia. Di Pulau Jawa masyarakat ini bermukim di Kabupaten Blora, Pati, Kudus dan Bojonegoro. Perubahan juga terjadi pada adat istiadat, seperti perkawinan yang tidak lagi terikat harus keturunan Samin, tetapi dengan keturunan di luar Samin yang beragama Islam dan melaksanakan perkawinan pun mengikuti aturan pemerintah yakni di KUA.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
MAT - 305.8 (300-309) SIT E
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : BPNB YOGYAKARTA., 2015
Deskripsi Fisik
xI + 139hlm; 16cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-48-8
Klasifikasi
MAT - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?