Text
PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI BANDA ACEH
PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI BANDA ACEH
Pendidikan keluarga yang berbasis budaya tradisional di Kota Banda Aceh terwujud dalam syair buaian anak (syair meayun aneuk), mengaji setelah magrib (intat bak beut), pendidikan di meunasah/masjid, pendidikan dengan media etnis budaya, pendidikan bersama tetangga dan cerita rakyat. Pendidikan keluarga yang berbasis budaya tradisional di Kota Banda Aceh sudah mulai memudar dan sedikit yang masih melaksanakannya. Masyarakat Kota Banda Aceh lebih gemar memanfaatkan teknologi dan sekaligus bergeser ke modal pendidikan dan berbasis budaya modern, sehingga pendidikan keluarga yang berbasis budaya tradisional Aceh sudah jarang ditemui. Untuk mempertahankan dan merevitalisasikan pendidikan keluarga yang berbasis budaya tradisional di Kota Banda Aceh, diperlukan adanya kesadaran masyarakat sebagai upaya mempertahankan budaya tradisional Aceh. Pemerintahan kota dapat menghidupkan kembali budaya daerah dengan pencanangan Gerakan Magrib Mengaji (Gemar), Jam Belajar Gampong (JBG), dan lain-lain.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain