Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RUMAH KEBANGSAAN DALEM JAYADIPURAN PERIODE 1900-2014
Penanda Bagikan

Text

RUMAH KEBANGSAAN DALEM JAYADIPURAN PERIODE 1900-2014

DARTO HARNOKO - Nama Orang; SRI RETNO ASTUTI - Nama Orang; NURDIYANTO - Nama Orang;

Dalem Jayadipuran sebagai salah satu dalem pangeran di wilayah keratin Yogyakarta ini ternyata sangat berbeda dengan dalem pangeran lain yang ada di Yogyakarta. Hal ini bisa dilihat dari bentuk bangunannya maupun peran dari dalem tersebut. Dalem Jayadipuran selain berperan untuk pengembangan budaya ternyata pemilik dalem ini juga menyediakan tempat untuk kegiatan yang berkaitan dengan gerakan kebangsaan. Dalam perkembangan politik yang semakin kondusif di Dalem Jayadipuran kaum pergerakan bangga berlabuh dalam suasana keindonesiaan. Setelah Sumpah Pemuda didengungkan pada bulan Oktober 1928 ini menghantarkan organisasi perempuan dalam suatu kongres perempuan Indonesia yang pertama bertempat di Dalem Jayadipuran Yogyakarta. Kongres ini bertujuan mempersatukan cita-cita dan usaha untuk memajukan wanita Indonesia dan mengadakan gabungan antar perkumpulan wanita. Gagasan keindonesiaan semakin nampak mewarnai Dalem Jayadipuran sekitar tahun 1930an. Pada tahun-tahun tersebut di Dalem Jayadipuran diselenggarakan peleburan-peleburan cabang organisasi pemuda dan kemudian diakhiri dengan Kongres Pemuda III yang mengarah pada persatuan untuk mencapai kemerdekaan. Selanjutnya pada masa pendudukan Jepang, dipakai untuk kegiatan pelatihan guru yang berupa indoktrinasi untuk kepentingan Jepang. Selain itu untuk kegiatan berbaris dan secara totaliter seluruh rakyat digalang dalam kekompakan melawan sekutu. Kemudian pada masa perang kemerdekaan kedua Dalem Jayadipuran dipakai tempat persembunyian gerilyawan TNI dalam rangka strategi perang gerilya. Setelah Indonesia merdeka dalam perkembangannya digunakan untuk kantor yang mengarah pada pembangunan bangsa. Selanjutnya dalam perkembangannya dipakai sebagai kantor BKSNT yang kemudian berubah namanya menjadi BPNB Yogyakarta Kemendikbud RI.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ART-725.9 (720-729) DAR R
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : BPNB YOGYAKARTA., 2014
Deskripsi Fisik
x + 136hlm ; 17cm x 24cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-1222-21-8
Klasifikasi
ART-725.9 (720-729)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?