Text
INVENTARISASI PERLINDUNGAN KARYA BUDAYA ENDEK DI PROVINSI BALI
Buku ini menyajikan kain tenun endek yang merupakan kain tenun ikat pakan. Dimana cara pembuatannya dilakukan dengan memberi motif pada benang pakan (benang searah lebar kain) sebelum mulai di tenun. Tenun endek di Bali mempergunakan berbagai bentuk motif / ragam hias, yaitu:Motif / ragam hias geometris (seperti pagar yang berjejer dengan bentuk segitiga, garis lurus dan sebagainya); Motif / ragam hias manusia (figuratif); Motif / ragam hias bentuk binatang; Motif / ragam hias tumbuh – tumbuhan; Motif/ ragam hias campuran (perembon); Motif / ragam hias bebas. Penuangan motif / ragam hias dengan bentuk simbol – simbol pada kain tenun endek, dapat bermakna antara lain sebagai berikut(a) sebagai lambang daripada peredaran bintang-bintang khususnya matahari yang merupakan benda-bend langit yang oleh masyarakat Bali sangat dimuliakan dan disucikan; (b) memiliki nilai magis serta dianggap suci; (c) dihubungankan dengan lambang kekuasaan atau kekayaan; (d) menggambarkan lingkungan hidup; (e) struktur sosial kehidupan masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain