Text
SEJARAH PEMIKIRAN INDONESIA MODERN
Akar nasionalisme Indonesia bermula ketika kehidupan yang pluralistik dirasakan tidak adil. Sumpah pemuda (28 Oktober 1928) menjadi pembuka lembaran baru dalam proses nation information (pembentuk bangsa). Ketika itu landasan kepulauan dan daerah dari komunitas baru, yang disebut bangsa, secara simbolik dianggap berakhir. Sejak itu, secara ideologis keabsahan organisasi kedaerahan ditentukan oleh keterkaitannya dengan komunitas baru yang disebut Bangsa Indonesia. Indonesia adalah kesepakatan para pendiri bangsa untuk mengikat masyarakat menjadi satu kesatuan bangsa di tengah keragaman etnis, suku, agama atau golongan. Kesepakatan yang ada bukanlah kemudian dimaknai sekedar ada Indonesia melainkan ada sebuah kemauan bersama untuk memikirkan dan memajukan bangsa serta upaya mewujudkan cita-cita bersama. Pemikiran-pemikiran para pendiri bangsa di masa lampau yang menjadikan terbentuknya bangsa Indonesia bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba melainkan lahir dari sebuah proses yang panjang (antara lain dengan adanya kesadaran nasional yang melahirkan pergerakan nasional) dengan meneteskan keringat, airmata, dan daerah untuk mencapai tujuan yang sama yaitu kemerdekaan dan kemajuan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain