Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of NAGARI SIALANG MASYARAKAT DAN BUDAYANYA
Penanda Bagikan

Text

NAGARI SIALANG MASYARAKAT DAN BUDAYANYA

REFISRUL - Nama Orang; YONDRI - Nama Orang; ERNATIP - Nama Orang; ROIS LEONARD ARIOS - Nama Orang; EFRIANTO - Nama Orang;

A.A. Navis (1984) mengatakan bahwa Minangkabau tidak lebih sebagai kesatuan ideologis belaka, dan tidak menunjuk pada kesatuan administratif. Hal ini disebabkan karena masing-masing nagari di Minangkabau bersifat otonom, dalam mengatur dan menentukan wilayahnya sendiri. Artinya setiap nagari akan selalu memiliki aturan adatnya sendiri, yang dikenal dengan selogan adat salingkar nagari. Oleh sebab itu BPNB Padang menerbitkan bunga rampai ”Nagari Sialang :Masyarakat dan Budayanya ” ini. Bunga rampai ini diawali dengan dua tulisan yang menjadi pijakan dasar dalam memahami masyarakat Nagari Sialang. Tulisan pertama diawali dengan gambaran akan asal usul nama Nagari Sialang dan beberapa wilayah lain di sekitarnya, yang ditulis oleh Efrianto. Aroma Minangkabau, juga akan terlihat jelas dalam tulisan Refisrul, yang mencoba menggambarkan organisasi sosial tradisional masyarakatnya. Berangkat dari dua tulisan diatas, maka tiga tulisan berikutnya coba menggali aspek-aspek khas yang berkembang di tengah msyarakatnya. Tulisan dari Rois Leonard Arios, mencoba menunjukkan bagaimana gambir telah memancing banyak migran non-Minangkabau dari berbagai wilayah yang ada untuk masuk dan bekerja di wilayah yang terkesan terisolasi ini. Tulisan berikutnya berasal dari hasil penelitian mendalam Ernatip yang mencoba mengulas fenomena sosial pasar tradisional di Nagari Sialang. Bunga rampai ini ditutup dengan tulisan Yondri tentang kehidupan petani gambir itu sendiri.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KET - 305.8 (300-309) EFR N
Penerbit
Sumatera Barat : BPNB PADANG., 2013
Deskripsi Fisik
viii + 212hlm; 16cm x 24cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-8742-65-8
Klasifikasi
KET - 305.8 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?