Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of WARISAN BUDAYA TAKBENDA DI PROPINSI SUMATERA BARAT
Penanda Bagikan

Text

WARISAN BUDAYA TAKBENDA DI PROPINSI SUMATERA BARAT

HASANADI, DKK - Nama Orang;

WARISAN BUDAYA TAKBENDA DI PROPINSI SUMATERA BARAT

Bunga Rampai ini memuat beberapa tulisan yang menginformasikan hasil pencatatan terkait warisan budaya takbenda di Provinsi Sumatera Barat pencatatan tahun 2011. Pertama hasil pencatatan 52 (limapuluh dua) warisan budaya yang dilakukanoleh Hasanadi di Nagari Matua Hilia Kecamatan MaturKabupaten Agam. Berkenaan dengan Nagari Matua Hilia, sebagaimana diungkapkan bahwa salah satu kebijakan pemerintahan nagari dalam menentukan strategi pencapaian visi dan misi nagari adalah menghimpun potensi dan aspirasi yang ada, baik di nagari maupun di perantauan terutama untuk perkembangan pembangunan sosial budaya. Kedua hasil pencatatan 64 (enampuluh empat) warisan budaya yang dilakukan Silvia Devi di Kabupaten Limapuluh kota. Ketiga hasil pencatatan 33 (tigapuluh tiga) warisan budaya yang dilakukan oleh Syafrilman di Kabupaten Padang Pariaman. Keempat hasil pencatatan 37 (tigapuluh tujuh) warisan budaya yang dilakukan Budi Eka Putra di Kabupaten Pesisir Selatan. Kelima hasil pencatatan 34 (tigapuluh empat) warisan budaya yang dilakukan Reza Lahardo di Kabupaten Solok. Menurutnya informasi lain yang penting diulas terkait dengan Kabupaten Solok adalah, pemekaran wilayah Kabupaten Solok pada akhir tahun 2003 yang telah melahirkan satu kabupaten baru yaitu Kabupaten Solok Selatan. Keenam hasil pencatatan 44 (empatpuluh empat) warisan budaya yang dilakukan Undri di Kabupaten Dharmasraya. Sebagaimana dijelaskannya, dalam perspektif sejarah nama Dharmasraya diambil dari nama sebuah kerajaan yang pernah berkuasa setelah kejatuhan Kerajaan Sriwijaya di abad 13-14.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sumatera Barat : BPNB PADANG., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-8742-67-2
Klasifikasi
9.1 (JP)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?