Text
"SI BREWOK" YUSRIWAL BIOGRAFI DAN KARYANYA
Menjadi seorang sastrawan tidak pernah terbayang Yusriwal sejak kecil maupun setelah menjadi seorang sastrawan. Yusriwal berusaha untuk melogikakan sesuatu yang tabu, sakral ataupun mitologi pada masyarakat minangkabau. Dalam tulisannya juga sering tidak luput dari kritikan terhadap budaya minangkabau. Namun dengan melogikan budaya minangkabau tersebut, Yusriwal memberikan tawaran tentang apa yang sebaiknya dilakukan. Dari kegalauan terhadap budayanya sendiri tersebut, ia menjadi cukup dikenal oleh masyarakat sastra maupun budayawan Sumatera Barat. Tulisannya mampu menggugah masyarakat umum. Bagi Yusriwal, tidak ada yang tidak bisa dilakukan yang penting ada kemauan. Prinsip inilah yang dianggap aneh dan keras kepalanya Yusriwal. Jika ia sudah tertarik, maka harus dikerjakan. Setidaknya itu yang dilakukannya dalam berburu manuskrip hingga ke pelosok nagari di Sumatera Barat. Di saat ia mendaki puncak perjuangannya sebagai sastrawan, ia harus berhenti total. Ia harus meninggalkan impian, rasa penasaran dan ide-ide anehnya. Semuanya terhenti begitu saja saat maut menjemput. Yusriwal meninggal pada tanggal 17 Januari 2005 setelah berjuang melawan maut selama 10 hari akibat kecelakaan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain